Tradisi untuk Tolak Musibah, Ngrebeg Mekotek Dilaksanakan Setiap Hari Raya Kuningan

Masyarakat Munggu melaksanakan tradisi Ngrebeg Mekotek atau Mekotek setiap enam bulan sekali bertepatan dengan hari raya Kuningan

Tradisi untuk Tolak Musibah, Ngrebeg Mekotek Dilaksanakan Setiap Hari Raya Kuningan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Seorang pemuda memanjat tumpukan kayu yang membentuk formasi seperti gunung dalam tradisi Mekotek di Desa Munggu, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (3/8/2019). Tradisi untuk Tolak Musibah, Ngrebeg Mekotek Dilaksanakan Setiap Hari Raya Kuningan 

Tradisi untuk Tolak Musibah, Ngrebeg Mekotek Dilaksanakan Setiap Hari Raya Kuningan

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Puluhan pemuda dengan membawa tongkat berbondong-bondong mendatangi Pura Desa Munggu, Sabtu (3/8/2019).

Masyarakat Munggu melaksanakan tradisi Ngrebeg Mekotek atau Mekotek setiap enam bulan sekali bertepatan dengan hari raya Kuningan.

Sejumlah persiapan seperti mecaru, dan menjalankan sejumlah upacara keagamaan lainnya dilakukan pihak desa adat.

Usai melaksanakan upacara, seluruh warga berjalan kaki mengelilingi desa dengan membawa tongkat.

Dalam prosesi mengelilingi desa ini tongkat kayu yang mereka bawa diadu membentuk formasi seperti gunung.

Seorang pemuda memanjat tumpukan kayu yang membentuk formasi seperti gunung dalam tradisi Mekotek di Desa Munggu, Kabupaten Badung, Bali.

Mereka terbagi dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari sekitar 50 orang. 

Prosesi ini diikuti hampir seluruh warga Munggu, terutama kaum pria dengan usia diantara 12 – 60 tahun.

Tradisi Mekotek atau Ngrebeg Mekotek ini sudah mendapat sertifikat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 27 Oktober 2016 sebagai warisan budaya tak benda Indonesia.

Tradisi Mekotek atau Ngrebeg Mekotek merupakan tradisi dengan tujuan tolak bala atau tolak musibah dan untuk memohon keselamatan.

Tradisi Mekotek ini sudah dilaksanakan secara turun-temurun sejak zaman dahulu, dan digelar setiap enam bulan sekali atau 210 hari berdasarkan kalender Hindu.

(*)

Penulis: Rizal Fanany
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved