Atap Rumah Darma Rusak Diterjang Angin Kencang, Tak Punya Biaya Perbaikan Terpaksa Ngungsi

Angin kencang yang terjadi di Dusun Bukit, mengakibatkan 1 unit atap rumah milik Nengah Darma alias Ngenteg, rusak

Atap Rumah Darma Rusak Diterjang Angin Kencang, Tak Punya Biaya Perbaikan Terpaksa Ngungsi
BPBD Karangasem
Kalak BPBD Karangasem memberikan bantuan ke Nengah Darma di Banjar Dinas Bukit, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, Minggu (4/8/2019) kemarin. Penyerahan disaksikan Camat, warga, serta dari Dinas Sosial. Atap Rumah Darma Rusak Diterjang Angin Kencang, Tak Punya Biaya Perbaikan Terpaksa Ngungsi 

Atap Rumah Darma Rusak Diterjang Angin Kencang, Tak Punya Biaya Perbaikan Terpaksa Ngungsi

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Angin kencang yang terjadi di Dusun Bukit, Sukadana, Keecamatan Kubu, Sabtu (3/8/2019) sekitar pukul 10.00 Wita, mengakibatkan 1 unit atap rumah milik Nengah Darma alias Ngenteg, rusak.

Tidak ada korban jiwa dan luka. Pemilik hanya mengalami kerugian materiil.

Minggu (4/8/2019), Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa menjelaskan, atap rumah dari seng dan kerangkanya terbang terbawa angin hingga ke jalan raya.

Saat itu angin muncul secara tiba-tiba mengagetkan warga sekitar. Untungnya tidak ada korban jiwa atau luka saat kejadian.

Pelaksanaan Izin Bersyarat Bagi Pelaku Usaha di Wilayah Kintamani Terkendala Revisi Perda

Layaknya KTP-el, Banyuwangi Rilis Kartu Ternak Elektronik Jaminan Layanan Kesehatan Hewan

"Rumah dalam keadaan kosong, tak ada orang. Korban jiwa dan luka-luka nihil. Atap rumah dan sebagian dinding amblas terbawa angin kencang hingga ke seberang jalan," kata IB Ketut Arimbawa, mantan Kabid Pemadaam Kebakaran Karangasem.

Pejabat asal Singaraja menduga penyebabnya yakni struktur atap tidak kuat menahan terpaan angin, sehingga mudah roboh. Selain itu lokasi rumahnya berada di  tas ketinggian, di sekitar penambangan pasir.

Rumah rusak akibat angin kencang hanya satu unit. Sedangkan rumah di bawah tak berdampak.

Akibat kejadian ini pemilik rumah terpaksa mengungsi ke rumah saudara untuk sementara hingga kondisi rumahnya kembali seperti semula.

Sekarang rumah semi permanen itu belum bisa ditempati, mengingat atap rumah masih terbuka. Pemiliki rumah juga belum memiliki biaya untuk memperbaiki.

Datangi Kantor Pusat PLN, Begini Teguran Presiden Jokowi Terhadap Direksi PT PLN Persero

Ingin Menikah Lagi, Suami Ini Justru Menyesal Dan Menangis Saat Istrinya Mengatakan Hal Ini

Ditambahkan, untuk korban angin kencang sudah diberikan bantuan oleh BPBD Karangasem.

Bantuan diserahkan langsung Kepala Pelaksana BPBD, didampingi Sekretaris BPBD, dan Dinsos Karangasem. Penyerahan disaksikan Camat Kubu, Perbekel, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat.

"Penyerahan bantuan langsung di dua lokasi berbeda. Pertama ke Komang Darma yang kena musibah atap rumah rusak akibat angin kencang. Setelah itu ke rumah Komang Tantra yang rumahnya kebakaran akibat korsleting listrik," tambah Arimbawa, sapaanya.

Bantuan yang diserahkan BPBD Karangasem berupa tiga makanan siap saji, tiga lauk pauk, tiga makanan tambahan, sandang satu paket, dan matras serta selimut masing-masing satu.

Pihaknya berharap bantuan yang diberikan bisa memberikan manfaat.

(*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved