Tidak Melaksanakan RAT, 111 Koperasi di Karangasem Terancam Dibubarkan

111 koperasi di Karangasem terancam dibubarkan lantaran hingga tahun 2019 tidak menggelar rapat anggaran tahunan (RAT)

Tidak Melaksanakan RAT, 111 Koperasi di Karangasem Terancam Dibubarkan
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kepala Dinas Koperasi & UMKM Karangasem, I Nengah Toya. Tidak Melaksanakan RAT, 111 Koperasi di Karangasem Terancam Dibubarkan 

Tidak Melaksanakan RAT, 111 Koperasi di Karangasem Terancam Dibubarkan

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - 111 koperasi di Karangasem terancam dibubarkan lantaran hingga tahun 2019 tidak menggelar rapat anggaran tahunan (RAT).

Dalam Undang-Undang No. 25 tahun 1992, koperasi wajib melaksanakan RAT tiap tahun, dan pelaksanaan paling lambat dilakukan bulan Juni.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop & UMKM) Karangasem, I Nengah Toya menjelaskan, 111 koperasi terancam dibubarkan tersebar di delapan kecamatan di Karangasem.

Paling banyak berada di Kecamatan Kubu, Selat, Rendang, Kecamatan Bebandem, serta Kaarangasem dan Manggis.

"Dari 320 koperasi di Karangasem, 111 Koperasi ini tak aktif karena belum melaksanakan RAT. Koperasi tidak gelar rapat anggaran tahunan sejak 2017, setelah erupsi Gunung Agung," ungkap I Nengah Toya, Senin (5/8/2019).

Kendaraan Antre Panjang, Dishub Alihkan Arus Lalu Lintas Saat Pemadaman Kebakaran Toko Kain Arjuna

Wayan Ada & Wayan Ariana Dikabarkan Meninggal di Jepang, Begini Respon Kadisnaker ESDM Bali

Ditambahkan, sesuai Undang-Undang No. 25 tahun 1992, koperasi yang belum melakukan RAT sebanyak 3 kali bisa diusulkan untuk dibubarkan ke Kementerian Koperasi melalui Diskop & UMKM.

Sebelum diusulkan untuk dibubarkan, Dinas Koperasi berencana melakukan pembinaan dulu.

"Pembinaan rencana kita lakukan mulai sekarang. Petugas akan menyisir koperasi yang kemungkinan bisa aktif kembali, sedangkan yang tidak bisa bangkit kita usulkan dibubarkan. Sekarang petugas masih mendata koperasi," jelas Nengah Toya, mantan Kepala Dinas Pendapataan.

Pengurus dan anggota koperasi yang tak aktif atau jarang melakukan kegiatan akan diajak kembali menghidupkan koperasi sesuai yang diamanatkan UU dan Peraturan Kementerian Koperasi Nomor 19 Tahun 2015.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved