Galih Ginanjar Masuk Sel Tikus Gara-Gara Bikin Video Dengan Farhat Abbas, Kini Tak Mau Keluar

Adapun sel tikus merupakan kamar isolasi yang diperuntukkan para tahanan yang melanggar ketertiban.

Galih Ginanjar Masuk Sel Tikus Gara-Gara Bikin Video Dengan Farhat Abbas, Kini Tak Mau Keluar
(KOMPAS.com/RINDI NURIS VELAROSDELA)
Tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik, Galih Ginanjar, di Polda Metro Jaya, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Hingga kini, Selasa (5/8/2019) tersangka kasus pencemaran nama baik melalui media elektronik Fairuz A Rafiq masih mendekam di sel tikus Rutan Polda Metro Jaya.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Iman mengatakan, sebetulnya suami Barbie Kumalasari tersebut sudah diperbolehkan keluar karena masa sanksinya telah usai.

Adapun sel tikus merupakan kamar isolasi yang diperuntukkan para tahanan yang melanggar ketertiban.

"Ini sebetulnya sudah keluar dari sel tikus. Tapi Galih ini masih di dalam sel tikus. Saya sudah suruh keluar tapi dia bilang 'Pak saya pilih di sini karena saya lebih khusyuk ibadahnya'. Lucu kan," ujar Barnabas seperti dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Selasa (5/8/2019).

Meski demikian, lanjut Barnabas, pihak Dittahti mengabulkan permintaan Galih tersebut.

Berbeda dengan Galih, Pablo Benua yang juga sempat dijebloskan ke sel tikus lebih memilih kembali ke kamar tahanan bersama para tahanan lain.

Sebelumnya Barnabas menjelaskan, pada tanggal 19 Juli 2019 Galih Ginanjar dan Pablo Benua kedapatan membawa ponsel saat petugas rutan melakukan razia.

Atas perbuatan keduanya, polisi kemudian menjebloskan keduanya ke dalam sel tikus selama satu minggu.

Di sel tikus keduanya tak diperbolehkan dibesuk oleh keluarga.

Namun setelah sanksi pertama, Pablo dan Galih kembali melakukan pelanggaran.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved