Ini Alasan Koster Tolak Wacana Ketua Harian PDIP, Nama Puan & Prananda Menguat Jelang Kongres V Bali

Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster menanggapi munculnya wacana penambahan posisi baru dalam struktur organisasi PDIP,

Ini Alasan Koster Tolak Wacana Ketua Harian PDIP, Nama Puan & Prananda Menguat Jelang Kongres V Bali
dok ist
Prananda Prabowo (kiri) dan Puan Maharani. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster menanggapi munculnya wacana penambahan posisi baru dalam struktur organisasi PDIP, yakni posisi ketua harian dan wakil ketua umum, jelang Kongres PDIP V di Sanur, Denpasar, 8-10 Agustus 2019.

Koster menilai posisi ketua harian dan wakil ketua umum PDI Perjuangan tidak diperlukan.

"Tidak ada pengurus harian, tidak ada wakil ketua umum," kata Gubernur Bali ini usai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Bali, Denpasar, Senin (5/8) siang.

Politikus asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng, ini pun berharap dalam kongres nanti tidak membahas perubahan struktur kepengurusan di DPP.

Hanya saja, ia tidak mau membeberkan alasan dirinya menolak wacana posisi ketua harian tersebut.

"Struktur DPP seperti yang ada sekarang," imbuhnya.

Selain itu, Koster yakin akan ada wakil dari Bali yang duduk di kepengurusan DPP.

"Selama ini selalu ada, saya akan mengajukan," terangnya.

Seperti diketahui, muncul wacana adanya jabatan ketua harian dan wakil ketua umum di dalam internal PDIP.

Dua kandidat yang berpotensi besar adalah Muhammad Prananda Prabowo dan Puan Maharani.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved