Breaking News:

Kongres V PDIP di Bali

Kayuh Becak dari Surabaya Ikut Kongres di Bali, Mbah Kirman: Pejah Gesang Nderek Bung Karno Bu Mega

Dengan modal nekat alias bonek (bondho nekat) ia mengayuh becak sejauh kurang lebih 431 km dari Ibukota Jawa Timur itu menuju ke Denpasar, Bali.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Ragil Armando
Mbah Kirman saat berada di Sekretariat DPD PDIP Bali di Denpasar, Senin (5/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Selama perjalanan menuju Bali ia hanya beristirahat di atas becak. Selama itu pula ia  dibantu oleh masyarakat baik berupa makanan, minuman atau uang.

Kepulan asap rokok kretek tidak lepas dari bibir Sukirman, pria berusia  65 tahun asal Kota Pahlawan Surabaya.

Dengan modal nekat alias bonek (bondho nekat) ia mengayuh becak sejauh kurang lebih 431 km dari Ibukota Jawa Timur itu menuju ke Denpasar, Bali.

Ia jauh-jauh ke Bali demi menghadiri  Kongres V PDI Perjuangan (PDIP)  tanggal 8-11 Agustus 2019.

Mbah Kirman,  begitu ia biasa disapa mengaku berangkat dari kediamannya di Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya pada Rabu (31/7) malam.

"Saya berangkat dari Menur Pumpungan, Sukolilo tanggal 31 (Juli)  malam," katanya saat ditemui di depan Sekretariat DPD PDIP Bali, Senin (5/8) sore.

Mbah Kirman menceritakan selama perjalanan menuju Bali ia hanya beristirahat di atas becak. Selama itu pula ia  dibantu oleh masyarakat baik berupa makanan, minuman atau uang.

"Saya istirahat di mana saja, di pom  bensin, kita mampir-mampir, kadang ada yang ngasih, namanya kita nggak ada anggaran, namanya saja simpatisan," paparnya.

Mengenai alasannya rela mengayuh becak dari Surabaya menuju  ke Denpasar, Mbah Kirman  mengaku hal ini dilakukan karena dirinya merupakan pengikut setia Bung Karno dan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Bukan ketemu atau foto sama Bu Mega saja. Saya hanya fanatik betul sama keluarga Bung Karno, Pejah Gesang Ndherek Bung Karno, Pejah Gesang Ndherek Ibu (Megawati)," tegasnya. Artinya kurang lebih mati hidup atau tegak lurus demi Bung Karno dan Megawati.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved