Memohon Keselamatan untuk Anak Kembar, Krama Panjatkan Doa di Pura Manik Kembar

Pura yang dibangun pada zaman Kerajaan Majapahit itu diyakini pemedek sebagai tempat memohon keselamatan dan kesehatan, terutama bagi anak kembar.

Memohon Keselamatan untuk Anak Kembar, Krama Panjatkan Doa di Pura Manik Kembar
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kondisi Pura Pesanggrahan Manik Kembar di Areal Pura Penataran Agung Pucuk Gunung Kembar Kenusut serta Pura Pesucian Taman Sari (Toyo Lesung). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Di Desa Adat Jumenang, Kecamatan Karangasem, terdapat Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut.

Pura ini berdiri di antara dua pegunungan yakni Gunung Lempuyang di bagian utara dan Gunung Seraya bagian Timur.

Menurut Bendesa Jumenang, I Wayan Sulendra Yasa, pura yang dibangun pada zaman Kerajaan Majapahit itu diyakini pemedek sebagai tempat memohon keselamatan dan kesehatan, terutama bagi anak kembar, baik buncing maupun sejenis.

"Pura Manik Kembar yang berada di sekitar area Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut sebagai tempat untuk memohon keselamatan untuk anak kembar. Hampir tiap hari ada pemedek yang tangkil ke Pura Penataran Agung," jelas Wayan Sulendra.

Dulu, kata Wayan Sulendra, ada orang kembar tidak harmonis, sakit-sakitan dan jauh dari rezeki.

Setelah nangkil di Pura Penataran Agung Pucak Kembar, anak kembar menjadi harmonis dan tak sakit. Mereka diberi anugerah oleh Ida Bhatara yang berstana di pura.

Biasanya sarana yang digunakan untuk nangkil, memohon keselamatan anak kembar yakni buah yang medempet (menyatu). Dan dilanjutkan memohon pengelukatan diri lahir dan batin sekitar areal Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut.

Ditambahkan, Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut juga merupakan jalur menuju Pura Sad Kahyangan Luhur Lempuyang.

Dari Pura Penataran ke Pura Luhur Lempuyang jaraknya sekitar satu kilometer, ditempuh 1 jam dengan jalan kaki.

"Pemedek yang hendak tangkil ke Pura Luhur Lempuyang jarang melalui Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut. Biasanya pemedek lewat Purwayu di Kecamatan Abang," ungkap I Wayan Sulendra.

Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar sudah berdiri sejak dulu. Pengempon pura adalah krama Desa Adat Jumenang.

Secara filosofi dan niskala, Pura Penataran Agung Pucak Gunung kembar ada hubungan dengan Pura Lempuyang dan Bhur Bwah Swah. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved