Basarnas Evakuasi WNA Prancis yang Jatuh saat Bermain Paragliding, Begini Kondisi Korban

Ia jatuh saat bermain paragliding di dasar tebing Pantai Bali Cliff Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali, Selasa (6/8/2019) malam

Basarnas Evakuasi WNA Prancis yang Jatuh saat Bermain Paragliding, Begini Kondisi Korban
Basarnas Bali
Mathieu Obispo (48), WNA asal Prancis jatuh saat bermain paragliding di dasar tebing Pantai Bali Cliff Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali, Selasa (6/8/2019) malam. Basarnas Evakuasi WNA Prancis yang Jatuh saat Bermain Paragliding, Begini Kondisi Korban 

Basarnas Evakuasi WNA Prancis yang Jatuh saat Bermain Paragliding, Begini Kondisi Korban

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, KUTA SELATAN - Nasib nahas menimpa Mathieu Obispo (48), WNA asal Prancis.

Ia jatuh saat bermain paragliding di dasar tebing Pantai Bali Cliff Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali, Selasa (6/8/2019) malam.

Basarnas Bali menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 19.30 Wita, yakni 30 menit setelah kejadian.

Setelah menerima laporan, Basarnas segera mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian dengan dilengkapi peralatan mountaineering dan perlengkapan medis.

“Untuk mempercepat respons dan pengecekan awal, ada personel yang diberangkatkan terlebih dahulu menggunakan rescue trail, selanjutnya segera menyusul personel lainnya dengan Rapid Deployment Land SAR Unit," ungkap Pelaksana Harian Kepala Kantor Basarnas Bali, I Made Junetra, Rabu (7/8/2019).

Setibanya di lokasi, korban masih dalam kondisi sadar dan mengeluh sakit pada bagian kaki.

“Kemarin setelah dilakukan pemeriksaan awal, diduga ia mengalami cedera patah tulang paha kanan," imbuh Junetra. 

Pertolongan pertama yang dilakukan yakni membidai bagian paha kanannya untuk meminimalisir pergerakan.

"Pembidaian ini sangat diperlukan sebelum korban dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans, karena jika bagian yang patah ini banyak pergerakan bisa memperparah cederanya," jelas Made Junetra.

Setelah tindakan medis selesai dilakukan, pada pukul 21.05 Wita korban dievakuasi menuju RSUP Sanglah dengan menggunakan Ambulans KBS Badung. 

Upaya pertolongan pertama pada korban melibatkan tenaga medis dari RS BIMC Kuta, kelurga korban dan juga masyarakat setempat.

(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved