Buka Posko Siaga Bencana, Polres Tabanan Sediakan 6 Ton Air Bersih untuk Warga yang Memerlukan

Dalam sehari mobil water canon yang digunakan untuk menampung air bersih bisa melayani satu tangki dengan kapasitas 6 ton air

Buka Posko Siaga Bencana, Polres Tabanan Sediakan 6 Ton Air Bersih untuk Warga yang Memerlukan
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Polisi saat menunjukan sebuah mobil water canon yang memiliki kapasitas 6 ton air di Makopolres Tabanan, Selasa (6/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Polres Tabanan melalui Satuan Bhayangkara (Sabhara) mendirikan sebuah posko bantuan air bersih dan siaga bencana yang dimulai sejak Selasa (6/8/2019).

Mereka yang membutuhkan air bersih atau bantuan tenaga bisa menghubungi nomor operator (0361) 8311021.

Hanya saja, dalam sehari mobil water canon yang digunakan untuk menampung air bersih bisa melayani satu tangki saja dengan kapasitas 6 ton air atau cukup untuk satu banjar.

Bantuan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun.

"Ini bermula dari melihat beberapa daerah yang mengalami kekeringan saat kemarau dan adanya potensi kebakaran di daerah kering. Sehingga, sesuai dengan perintah Kapolres kami menyediakan posko bantuan air bersih dan siaga bencana," jelas Kasat Sabhara Polres Tabanan, AKP I Kadek Ardika saat dijumpai, Selasa (6/8/2019).

Ia menjelaskan, meskipun di Tabanan belum ada potensi tersebut (kekeringan), tetap mendirikan posko sebagai langkah antisipasi.

Karena, di daerah lain juga sudah sempat terjadi kekurangan air bersih. Kemudian, air yang disiapkan untuk membantu warga bersumber dari PDAM Polres Tabanan.

Untuk mengisi tangki dengan penuh, air ditampung dari malam hingga pagi hari dan siap didistribusikan.

Pelayanan air ini khusus untuk air bersih seperti memasak dan mandi, jika untuk kekeringan sawah masih belum bisa.

"Kita melayani tidak dengan birokrasi artinya tidak menggunakan surat menyurat. Mereka yang membutuhkan tinggal menelepon di nomor yang sudah dicantumkan lengkap dengan nama, kepentingan, dan alamat yang jelas," terangnya.

Selain air bersih, kata Ardika, bagi masyarakat yang memerlukan bantuan yang terkait dengan kebencanaan bisa menghubungi nomor operator.

Misalnya, jika ada masyarakat memperbaiki jalan rusak secara swadaya dan kekurangan tenaga, kepolisian siap membantu dengan jumlah personel maksimal 10 orang atau satu regu.

"Bisa juga menghubungi kami jika butuh bantuan kebencanaan, atau membantu perbaikan apapun. Jadi tinggal telpon saja ke nomor operator dengan melengkapi identitas dan alamat yang jelas," tegasnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved