Dewan Tabanan Ribut Soal Kunker di Rapat Pertama, Dari 40 Dewan Hanya 25 Orang yang Hadir

Sehari setelah dilantik, DPRD Tabanan menggelar rapat perdana dengan pembahasan Perubahan Jadwal Kegiatan DPRD Bulan Agustus 2019.

Dewan Tabanan Ribut Soal Kunker di Rapat Pertama, Dari 40 Dewan Hanya 25 Orang yang Hadir
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Suasana rapat perdana DPRD Tabanan di Ruang Rapat Kantor DPRD Tabanan, Selasa (6/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sehari setelah dilantik, DPRD Tabanan menggelar rapat perdana dengan pembahasan Perubahan Jadwal Kegiatan DPRD Bulan Agustus 2019 di Ruang Rapat DPRD Tabanan, Selasa (6/8/2019).

Rapat molor sekitar satu jam lebih.

Dari 40 dewan, hanya 25 orang yang hadir. Sementara 15 lainnya tak hadir dengan alasan izin.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sementara, I Nyoman Arnawa itu meributkan soal kunjungan kerjan (kunker) ke luar daerah.

Selain itu, mereka juga membahas jadwal untuk pembentukan fraksi dan pembahasan pimpinan DPRD Tabanan definitif.

Rapat diawali dengan pembacaan jadwal bulan ini oleh Anggota DPRD, Gusti Nyoman Omardani.

Ia menyebutkan beberapa hal penting yang harus dilakukan pada bulan ini. Di antaranya, pada tanggal 7-9 Agustus akan dilaksanakan konsultasi pembentukan fraksi masing-masing partai.

Kemudian tanggal 16 Agustus diagendakan rapat paripurna terkait usulan pengumuman fraksi, sekaligus pimpinan DPRD definitif yang kemudian diusulkan ke Gubernur Bali. 

Selanjutnya pada tanggal 19-20 Agustus diagendakan untuk membahas atau mengevaluasi tata tertib dan kode etik DPRD Tabanan.

Kemudian tanggal 26 Agustus mendatang, akan dilanjutkan dengan penetapan pimpinan definitif jika usulan sebelumnya ke Gubernur Bali sudah turun.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved