Trump Sebut Video Game dan Penyakit Jiwa sebagai Pemicu Penembakan Massal yang Tewaskan 31 Orang

Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump menyalahkan video game dan penyakit jiwa sebagai

Trump Sebut Video Game dan Penyakit Jiwa sebagai Pemicu Penembakan Massal yang Tewaskan 31 Orang
JIM WATSON / AFP
Presiden AS Donald Trump. 

Trump Sebut Video Game dan Penyakit Jiwa sebagai Pemicu Penembakan Massal yang Tewaskan 31 Orang

TRIBUN-BALI.COM, WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump menyalahkan video game dan penyakit jiwa sebagai penyebab dua penembakan massal yang menewaskan 31 orang.

Dalam pidatonya, presiden berusia 73 tahun itu mengumumkan rencana untuk menangkal insiden itu. Termasuk bekerja sama dengan media sosial untuk "mendeteksi" calon pelaku.

Trump tidak menyerukan reformasi senjata untuk menangkal dua penembakan massal yang terjadi di El Paso (Texas) dan Dayton (Ohio) dengan dua pelaku berusia 20-an.

"Penyakit jiwa dan kebencian yang telah memicu pelatuknya. Bukan senjata," ujar Trump dalam pidatonya sebagaimana diberitakan Sky News Senin (5/8/2019).

Yuniawati Ditemukan Tewas di Penginapan Teduh Ayu, Suami Datangi Orang Pintar

Laga Semifinal Indonesia Vs Thailand Berubah, Baru Mulai Pukul 18.00 WIB Hari Ini

Dia menyerukan adanya undang-undang yang mengidentifikasi individu dengan gangguan mental, dan menambahkan tak hanya harus dirawat. Namun juga dikurung.

Presiden ke-45 AS itu menyebut penembakan massal yang terjadi kurang dari 24 jam itu merupakan "perilaku barbar", dan "kejahatan terhadap kemanusiaan".

"Kami sangat muak dengan kejahatan yang mengerikan ini, kekejaman, kebencian, pertumpahan darah, dan teror di negara ini," kata presiden dari Partai Republik itu.

Trump juga menyerukan agar publik AS mengutuk rasisme, kefanatikan, dan supremasi kulit putih dan juga mengkritik adanya video game yang dianggapnya mengerikan.

Dia menyebut permainan itu sudah "merayakan kekerasan" dan mengkritik bagaimana generasi muda Negeri "Uncle Sam" bisa mendapatkannya secara mudah.

Halaman
12
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved