Wayan Wakil dan Ngurah Agung Jalani Pelimpahan Tahap II, Susul Sudikerta di Lapas Kerobokan

Keduanya akan menyusul Sudikerta yang terlebih dahulu ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan

Wayan Wakil dan Ngurah Agung Jalani Pelimpahan Tahap II, Susul Sudikerta di Lapas Kerobokan
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
RESMI DITAHAN - Dua tersangka lain kasus penipuan, penggelapan, pencucian uang jual beli tanah, AA Ngurah Agung (foto kiri) dan Wayan Wakil (foto kanan) resmi ditahan Polda Bali, Rabu (10/4/2019). Wayan Wakil dan Ngurah Agung Jalani Pelimpahan Tahap II, Susul Sudikerta di Lapas Kerobokan 

Wayan Wakil dan Ngurah Agung Jalani Pelimpahan Tahap II, Susul Sudikerta di Lapas Kerobokan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -Setelah melimpahkan tersangka mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta (52) beserta barang bukti ke kejaksaan, Rabu (31/7/2019) lalu.

Pihak penyidik krimsus Polda Bali kembali akan melimpahkan dua tersangka lainnya, Rabu (7/8/2019) hari ini.

Adalah tersangka I Wayan Wakil dan Anak Agung Ngurah Agung yang akan menjalani pelimpahan tahap II.

Keduanya pun akan menyusul Sudikerta yang terlebih dahulu ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan.

Kedua tersangka tersebut akan menjalani pelimpahan tahap II, karena diduga terlibat kongkalikong dengan Sudikerta terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), penipuan atau penggelapan dan pemalsuan senilai Rp 150 miliar dengan korbannya, bos Maspion Grup, Alim Markus.

Dikonfirmasi, kuasa hukum kedua tersangka, Sthuti Mandala membenarkan jika kliennya akan menjalani pelimpahan tahap II oleh penyidik kepolisian ke pihak kejaksaan.

"Benar. Klien kami, Wayan Wakil dan AA Ngurah Agung akan dilimpahkan penyidik ke kejaksaan, Rabu besok (hari ini, red)," jelasnya, Selasa (6/8/2019).

Seperti diketahui, Wayan Wakil dan Ngurah Agung ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan penyidik Ditreskrimsus Polda Bali, Kamis, 11 April 2019 lalu.

Media Sosial dan Anak-anak Remaja yang Alami Gangguan Kecemasan

Teco Puji Kapten Bali United Fadil Sausu Dan Kehebatan Kaki Kirinya

Keduanya menjadi tersangka karena mendapat aliran dana dari PT Maspion, dan berperan aktif dalam proses penjualan dua bidang tanah yang berada di Pantai Balangan, Kuta Selatan, Badung.

Dalam berkas pemeriksaan, Wayan Wakil mengakui telah menyerahkan SHM Nomor 5048 (yang diduga palsu) kepada Sudikerta.

Selain itu, juga mengakui, telah menerima aliran dana Rp 8 miliar dari PT Pecatu Bangun Gemilang sebagai hasil penjualan tanah Rp 19 miliar dari AA Ngurah Agung atas penjualan tanah tersebut.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved