Bantuan 450 Kg Bibit Jagung Belum Menjangkau Seluruh Petani di Subak Tampa Daha

Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli mulai menggelontorkan bantuan bibit pada para petani

Bantuan 450 Kg Bibit Jagung Belum Menjangkau Seluruh Petani di Subak Tampa Daha
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Petani subak Pecala, subak Gede Tampa Daha ketika menerima bantuan bibit jagung hibrida, Rabu (7/8/2019). Bantuan 450 Kg Bibit Jagung Belum Menjangkau Seluruh Petani di Subak Tampa Daha 

Bantuan 450 Kg Bibit Jagung Belum Menjangkau Seluruh Petani di Subak Tampa Daha

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli mulai menggelontorkan bantuan bibit pada para petani.

Bantuan sebanyak 450 kilogram bibit jagung hibrida untuk mengantisipasi dampak kekeringan akibat jebolnya tanggul Munduk Bebengan.

Sekretaris Dinas PKP Bangli, I Wayan Sarma, Rabu (7/8/2019), menjelaskan dampak dari jebolnya tanggul di wilayah Banjar Tegalalang, Kelurahan Kawan, Bangli, Bali, itu menyebabkan dampak kekeringan pada 112 hektare lahan persawahan di Subak Gede Tampa Daha.

Walau demikian, pihaknya mengaku telah melakukan tindak lanjut.

“Mengenai kondisi ini, kami telah berupaya memberi pembinaan dan pendampingan pada petani yang terdampak. Selain itu, kami juga memberi bantuan bibit jagung hibrida sebanyak 450 kilogram,” jelasnya.

Sarma mengatakan, bantuan bibit tersebut seluruhnya bersumber dari APBN.

Turunnya bantuan bibit tersebut merupakan usulan petani setempat, dan selanjutnya dilakukan verifikasi oleh dinas.

Meski demikian, bantuan tersebut diakui belum mampu meng-cover seluruh sawah yang terdampak.

Sebab, kata Sarma, bibit jagung sebanyak 450 kilogram itu hanya mampu memenuhi kebutuhan petani di subak Pecala.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved