Pasangan Kekasih Pasok Narkoba ke Nusa Penida, Pengembangan Kasus Oknum PNS Pengedar Sabu

Pasangan kekasih ini menjadi pemasok narkoba ke Nusa Penida, Klungkung

Pasangan Kekasih Pasok Narkoba ke Nusa Penida, Pengembangan Kasus Oknum PNS Pengedar Sabu
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Tiga tersangka pengedar narkoba di Nusa Penida, Klungkung, Bali, ketika digiring ke Polres Klungkung, Kamis (8/8/2019). Pasangan Kekasih Pasok Narkoba ke Nusa Penida, Pengembangan Kasus Oknum PNS Pengedar Sabu 

Pasangan Kekasih Pasok Narkoba ke Nusa Penida, Pengembangan Kasus Oknum PNS Pengedar Sabu

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Satreskrim Polres Klungkung terus melakukan pengembangan setelah penangkapan I Kadek Darmawan alias Pakeng (38), oknum PNS Pemkab Klungkung, yang ditangkap di Nusa Penida karena terlibat penyalahgunaan narkoba.

Dari hasil pengembangan, Satnarkoba mengamankan dua tersangka lainnya, yakni Komang Sukartawan alias Apel (27) asal Desa Titab, Busungbiu, Buleleng, dan kekasihnya Sang Ayu Made Noviani Astadi (23) asal Banjar Kuum, Sukawana, Kintamani, Bangli.

Kaduanya diringkus di wilayah Pelabuhan Penyeberangan Sanur - Nusa Lembongan.

"Penangkapan dua tersangka ini merupakan pengembangan dari penangkapan terhadap tersangka pertama (Kadek Darmawan) akhir Juli lalu. Dari keterangan Kadek Darmawan, kami mendapatkan petunjuk dimana sabu-sabu tersebut didapatkan, lalu kami lakukan pengembangan dan penangkapan," ujar Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana, Kamis (8/8/2019).

Diduga Mengantuk, Pengemudi Innova Tewas Tabrak Pohon di Jalan Denpasar-Gilimanuk

Hadiri Kongres V PDIP di Bali, Ruhut Sitompul Bicara Soal Dirinya Sebagai Kader Yang Paling Loyal

Komang Sukartawan merupakan seorang tukang ojek online, sementara Sang Ayu Made Novianti merupakan pegawai di toko oleh-oleh yang dipusatkan di Denpasar.

Pasangan kekasih ini menjadi pemasok narkoba ke Nusa Penida, Klungkung.

Dari tangan Komang Sukartawan dan Sang Ayu Made Novianti, kepolisian berhasil mengamankan sabu-sabu dengan berat bersih total 9,17 gram.

Dengan rincian 1 (satu) paket kristal bening diduga narkotika jenis sabu-sabu dibungkus dengan plastik klip dengan berat 2,75 gram brutto atau 2,44 gram netto, 2 (dua) paket kristal bening diduga narkotika jenis sabu-sabu dibungkus dengan plastik klip dengan berat masing-masing 0,30 gram brutto atau 0,16 gram netto, serta 1 (satu) paket kristal bening diduga narkotika jenis sabu-sabu dibungkus dengan plastik dengan berat 7,02 gram brutto atau 6,57 gram netto.

TRIBUN WIKI : 10 Kios Sol Sepatu di Kota Denpasar Beserta Nomor Teleponnya

6.765 Peserta BPJS Tabanan Dinonaktifkan, Dinsos Minta Desa Validasi Data

Sementara sebelumnya, dari penangkapan I Kadek Darmawan alias Pakeng, kepolisian telah mengamankan 9 paket sabu-sabu dengan berat bersih 3,31 gram.

Berdasarkan analisa fakta dan analisa yuridis yang didukung dengan barang bukti yang berhasil diamankan, tersangka I Kadek Darmawan alias Pakeng diganjar pasal 112 ayat (1) atau Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) hurup a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

Sementara Komang Sukartawan dan Sang Ayu Made Novianti yang merupakan pengedar, diancam pasal 114 ayat (1) atau (2) sub pasal 112 ayat (1) atau (2) dan pasal 127 ayat (1) huruf a Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). 

(*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved