Ibu Ini Pukul Anaknya Sampai Meninggal Dunia karena Lamban Menghabiskan Makan Siang

Melansir South China Morning Post (SCMP), yang mengutip media lokal Qilu Evening News, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (3/8/2019).

Ibu Ini Pukul Anaknya Sampai Meninggal Dunia karena Lamban Menghabiskan Makan Siang
Tribun Bali/Prima
Ilustrasi 

Ibu Ini Pukul Anaknya Sampai Meninggal Dunia karena Lamban Menghabiskan Makan Siang

TRIBUN-BALI.CO – Seorang anak perempuan berusia 7 tahun di Zouping, Provinsi Shandong, China bagian timur, meninggal dunia setelah mendapatkan pukulan dari ibunya hanya karena lamban menghabiskan makan siangnya.

Melansir South China Morning Post (SCMP), yang mengutip media lokal Qilu Evening News, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (3/8/2019).

Siang itu, sang anak -yang tak disebutkan namanya- tengah menghabiskan santap siangnya di rumah yang ia tinggali bersama ayah dan ibunya.

Melihat anaknya menyantap makan siangnya, si ibu tidak suka dengan cara makan anak yang sangat pelan.

Ia pun memperingatkan agar anak tersebut mengubah cara makannya itu. Bahkan, ia mengancam akan memukulnya jika terus makan dengan lambat. Akan tetapi, ancaman si ibu tak membuat anak tersebut mempercepat makannya.

Viral di Medsos 2 Tahun Pacaran Ditipu Foto Palsu, Begini Fakta dan Kronologinya

SAH! Diambil Sumpah di Depan Koster, Megawati Resmi Jadi Ketua Umum PDIP 2019-2024

Hal ini membuat ibunya kesal. Tak bisa menahan emosi, ibu tersebut meminta sang suami untuk keluar dari ruangan kamar tempat si anak menghabiskan makan siangnya, karena dianggap menghalangi niatnya untuk memukul sang anak.

“Saya tidak berani menghalangi istri saya. Dia juga memukul saya ketika saya mencoba menghentikannya memukul anak kami,” kata si ayah.

Ketika sang ayah mencoba melihat kondisi di kamar si anak, ia menemukan anak perempuannya dalam kondisi penuh luka memar di sekujur tubuhnya.

Selanjutnya, diketahui anak ini dipukul menggunakan sebuah balok besi oleh ibunya sendiri. Kekejian sang ibu belum berhenti.

Ia melarang suaminya untuk membawa anaknya ke rumah sakit pada saat itu juga. Ketika kondisi sang anak semakin gawat, mereka membawanya ke rumah sakit pada sore harinya sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Meski sempat mendapat sejumlah perawatan, nyawa anak tersebut tak bisa tertolong. Dia meninggal di rumah sakit dua jam setelah mendapatkan perawatan sekitar pukul 19.00.
Akibat kejadian itu, sang ibu ditahan karena diduga telah melakukan pemukulan terhadap anak. Untuk proses penyidikan lebih lanjut, kepolisian setempat melakukan investigasi mendalam terkait kejadian ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Di China, Anak Dipukul Ibunya hingga Meninggal karena Makan Terlalu Lambat

Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved