32 Tenaga Kesehatan Denpasar Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2019

Sebanyak 32 tenaga kesehatan meliputi dokter hewan maupun paramedis disiagakan dalam perayaan Idul Adha 2019

32 Tenaga Kesehatan Denpasar Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2019
Dinas Pertanian Denpasar
Tim kesehatan hewan saat meninjau kesehatan hewan kurban di sejumlah titik di Kota Denpasar, Jumat (9/8/2019). 32 Tenaga Kesehatan Denpasar Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2019 

32 Tenaga Kesehatan Denpasar Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2019

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 32 tenaga kesehatan meliputi dokter hewan maupun paramedis disiagakan dalam perayaan Idul Adha 2019 esok Minggu (11/8/2019).

Mereka khususnya akan menangani pemeriksaan ante-mortem (hewan sebelum disembelih) dan post-mortem (hewan setelah disembelih).

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, I Gede Ambara Putra menjelaskan, seluruh masyarakat diharapkan turut memperhatikan kesehatan hewan sebelum disembelih menjelang hari raya Idul Adha 2019.

Kendati demikian, pihaknya telah turun ke lapangan untuk mengecek kesehatan hewan kurban dengan menyasar para pedagang hewan dan 134 titik masjid dan musala yang berada di Kota Denpasar.

"Semua pihak agar selalu meningkatkan koordinasi, informasi dan edukasi agar pengolahan daging dapat dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan aturan sanitasi yang ada,'' terangnya.

Lebih lanjut, pengawasan akan berlanjut dalam bentuk pemeriksaan hewan sebelum dipotong (antemortem), maupun pemeriksaan daging hasil pemotongan (postmortem) sebagai upaya memberikan jaminan kesehatan daging bagi masyarakat.

"Kami akan cek keseluruhan hewan dalam keadaan sehat hingga pasca pemotongan akan ada pengecekan kembali. Dari situ baru terlihat apakah daging sehat, dapat dikonsumsi atau tidak, serta diimbau kalau nanti ditemukan hewan yang mengandung zat berbahaya saat pengecekan post mortem, maka disarankan untuk tidak dikonsumsi," jelasnya.

Dia menambahkan, pelaksanakan pengecekan hewan kurban dengan jadwal yakni Antemorthem pada 10 Agustus 2019 dan Post Morthem dilaksanakan setelah penyembelihan/pemotongan pada 11 Agustus 2019 esok.

"Masyarakat yang akan menyembelih sendiri diharapkan berkordinasi dengan RPH jika penyembelihan tidak dilaksanakan di RPH, sehingga kesehatan, hygiene dan sanitasi dari hewan yang akan disembelih dapat tetap terjaga," pungkasnya

Sementara, Kasubag Umum UPT RPH Kota Denpasar, AA Gede Mayun menjelaskan RPH Kota Denpasar dalam menunjang kelancaran pemotongan hewan jelang hari besar keagamaan senantiasa melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan yang akan disembelih.

Terkait dengan jumlah pemotongan, pihaknya mengaku hingga hari ini Jumat (9/8/2019) kemarin terdapat 24 ekor hewan kurban yang akan disembelih.

Kondisi ini dikarenakan banyak masyarakat yang memilih menyembelih di masjid atau musala terdekat.

"Sehingga bagi masyarakat yang akan menyembelih sendiri ini diharapkan tetap mengutamakan kebersihan dan kesehatan hewan sebelum dan sesudah disembelih, dalam upaya memastikan kesehatan daging saat kurban ini," tambahnya.

(*)

Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved