Festival Indonesia Moskow sebagai Ajang Bisnis, Investasi dan Promosi Budaya

Dari catatan kami, jumlah pengunjung hari pertama dan hari ketiga meningkat pesat dibanding tahun lalu.

Editor: Kander Turnip
Istimewa/Kedubes RI Moskow
Dubes RI untuk Rusia dan Belarus M Wahid Supriyadi bersama para petinggi Rusia dan Indonesia meresmikan Pembukaan Festival Indonesia Moskow, Jumat (2/8/2019). 

Festival Indonesia Moskow sebagai Ajang Bisnis dan Promosi Budaya

TRIBUN-BALI.COM, MOSKOW - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow telah menggelar Festival Indonesia keempat beserta rangkaian kegiatannya, termasuk Bisnis Forum Indonesia- Rusia di Moskow pada 1-4 Agustus 2019.

Festival Indonesia ini memberikan hasil nyata yang merupakan ajang promosi perdagangan, investasi, pariwisata dan seni budaya terpadu Indonesia di Rusia.

Demikian disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M Wahid Supriyadi sebagai kesimpulan dari Festival Indonesia tersebut.

Pada forum bisnis yang diselenggarakan pada 1 Agustus 2019 atau menjelang Festival Indonesia dihadiri sekitar 700 peserta.

Forum membahas berbagai isu dari berbagai sektor, khususnya energi dan infrastruktur, perdagangan, pariwisata, dan minyak sawit.

Sebanyak 14 persetujuan kontrak kerja sama ditandatangani oleh pelaku bisnis kedua pihak.

Ketua Umum MURI Jaya Suprana menyerahkan Penghargaan MURI kepada Dubes RI untuk Rusia dan Belarus, M Wahid Supriyadi, di Moskow, Rusia, awal Agustus 2019.
Ketua Umum MURI Jaya Suprana menyerahkan Penghargaan MURI kepada Dubes RI untuk Rusia dan Belarus, M Wahid Supriyadi, di Moskow, Rusia, awal Agustus 2019. (Istimewa/Kedubes RI Moskow)

Total transaksi bisnis baik melalui penandantanganan kontrak kerja sama, maupun retail langsung adalah sebesar 10,7 juta dolar AS, atau sekitar Rp 152,2 miliar.

Sementara itu, rencana investasi/pembuatan pabrik tapioka perusahaan Rusia di Indonesia sebesar 1,1 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 15,6 triliun.

Festival Indonesia yang empat di Moskow pada 2-4 Agustus 2019 menarik perhatian warga Rusia.

Total pengunjung festival tersebut adalah 117.669 orang. Pada Festival ini warga Rusia disuguhi keanekaragaman produk dan seni budaya Indonesia.

Di antara produk Indonesia ditampilkan pada festival, mulai dari sambal, kopi, aneka kripik, black garlic, berbagai kerajinan, pakaian batik, aksesoris, minyak sawit, buah-buahan dan aneka kuliner Indonesia, seperti nasi goreng, sate, martabak, dan bakso.

Masuknya mangga harum manis dari Indonesia di festival ini juga membawa angin segar ekspor buah tropis Indonesia ke Rusia.

Untuk pertama kalinya festival menghadirkan produk berteknologi tinggi buatan PT Lundin berupa kapal baik untuk keperluan sipil, maupun militer.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved