Masyarakat Antusias Tanam Pohon Pelindung dan Lepas 65 Tukik di Pantai Pengasahan Tabanan

Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik, melibatkan masyarakat, pihak swasta dan ASN di lingkungan Pemkab Tabanan

Masyarakat Antusias Tanam Pohon Pelindung dan Lepas 65 Tukik di Pantai Pengasahan Tabanan
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Suasana saat pelepasan tukik dan penanaman pohon kelapa di Pantai Pengasahan, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Jumat (9/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Selain menggaungkan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik, Pemkab Tabanan juga menggandeng masyarakat untuk melaksanakan gerakan menanam pohon dan gerakan pelepasan tukik di Pantai Pengasahan, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Jumat (9/8/2019).

Kegiatan ini melibatkan masyarakat, pihak swasta dan ASN di lingkungan Pemkab Tabanan melalui beberapa kegiatan.

Salah satunya, mereka menggelar bersih-bersih sampah plastik yang dilanjutkan dengan menanam pohon dan pelepasan 65 ekor tukik si pantai. 

"Jadi kami melibatkan semua komponen baik dari masyarakat, pihak swasta, ASN, termasuk siswa siswi terdekat untuk melaksanakan kegiatan ini. Termasuk juga menggelar menanam ratuaan pohon mulai kelapa, juga tanaman pelindung pantai dan pelepasan tukik jenis penyu lekang," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tabanan, I Made Subagia, Jumat (9/8/2019). 

Subagia melanjutkan, tujuannya adalah agar semua komponen di Tabanan sadar akan pentingnya kebersihan dan bahaya sampah plastik.

Sebab, jika terus menerus dibiarkan akan mengancam seluruh ekosistem yang ada. 

Kegiatan ini, kata dia, menyasar atau menitikberatkan pada objek wisata, fasilitas umum, pasar, pantai, tempat ibadah dan wewidangan Desa Pekraman.

"Untuk kegiatan Bali Resik tidak hanya di Selemadeg Barat, melainkan di semua kecamatan yang ada di Tabanan secara serentak," katanya.

Dia mengharapkan, dengan menggelar kegiatan peduli lingkungan secara rutin, seluruh elemen masyarakat akan sadar terhadap bahayanya sampah plastik dan lebih menjaga alam. 

"Kita ini harus bertahap, semoga dengan kegiatan rutin akan berdampak kepada masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan, minimal lingkungan sekitar," harapnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved