Sepekan Tak Kunjung Diangkut, Made Darma Geram dan Hamburkan Sampah di Depan Pura

Lebih membuatnya marah, tumpukan sampah ini sudah bertahan lebih dari sepekan dan tak kunjung mendapat penanganan dari DLH Bangli

Sepekan Tak Kunjung Diangkut, Made Darma Geram dan Hamburkan Sampah di Depan Pura
Tribun Bali/Fredey Mercury
Made Darma melempar sampah di depan Pura Penataran Er Malet, Jumat (9/8/2019). Ia geram lantaran tumpukan sampah tak kunjung diangkut sejak sepekan lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - I Made Darma, warga Banjar Pule, Kelurahan Kawan melampiaskan emosinya, Jumat (9/8/2019).

Ia ngebur (memporakporandakan) sampah di timur Pasar Kidul. Darma geram dengan tumpukan sampah di depan Pura Penataran Er Malet.

Ia pun melemparnya hingga berserakan ke badan jalan. Lebih membuatnya marah, tumpukan sampah ini sudah bertahan lebih dari sepekan dan tak kunjung mendapat penanganan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli.

“Sampah itu sudah ada di sana sejak Kamis (1/8/2019) sebelum hari raya Kuningan,” kata pria yang juga pengempon Pura Penataran Er Malet ini.

Di sekitar pura tumpukan sampah di dua titik. Padahal kata Darma, wilayah tersebut bukan merupakan tempat penampungan sampah.

Terlebih ketika ada rencana pembangunan tempat pembakaran sampah, pihaknya telah menolak mengingat lokasi pembangunan dekat dengan pura.

Menurut dia, sampah yang ada di lokasi sekitar berasal dari dalam pasar. Hanya saja, Darma enggan menuduh siapa orang yang membawa serta menimbun sampah tersebut ke areal pura.

Ia menyesalkan tindakan penimbunan sampah ini.

Sebab masyarakat Banjar Pule tidak pernah membuang sampah di tempat tersebut.

Masyarakat, imbuhnya, jika hendak membuang sampah selalu membawa langsung ke bak penampungan sampah yang berada di barat pasar.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved