Bali United

Suporter Bentangkan Bendera Merah Putih Saat Laga Bali United vs Semen Padang, Ini Maknanya

Suporter Bali United yang berada di tribun selatan melakukan koreografi dengan Bendera Merah Putih saat laga Bali United kontra Semen Padang

Suporter Bentangkan Bendera Merah Putih Saat Laga Bali United vs Semen Padang, Ini Maknanya
Dok Nyoman Suharta
Para suporter di tribun selatan melakukan koreografi dengan Bendera Merah Putih, Jumat (9/8/2019). Suporter Bentangkan Bendera Merah Putih Saat Laga Bali United vs Semen Padang, Ini Maknanya 

Suporter Bentangkan Bendera Merah Putih Saat Laga Bali United vs Semen Padang, Ini Maknanya

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pada Pertandingan Bali United melawan Semen Padang yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (9/8/2019) kemarin, tampak ada hal berbeda di tribun penonton bagian selatan.

Suporter Bali United yang berada di tribun selatan melakukan koreografi dengan Bendera Merah Putih.

Bendera Merah Putih raksasa dengan ukuran 16 x 8 meter terlihat dipegang atau dibawa suporter Bali United yang ada di tribun selatan.

Penasehat Brigaz Bali, Nyoman Suharta bercerita, hal tersebut merupakan salah satu koreografi yang disiapkan oleh para suporter tribun selatan, karena pertandingan kandang kemarin berdekatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Koreografi itu dilakukan bukan hanya untuk menunjukkan dukungan pada tim asuhan Stefano Cugurra Teco, namun juga untuk mengingatkan para suporter agar menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Koreo tersebut kami pilih karena pas laga home (kemarin) mendekati tanggal 17 Agustus. Makna dari koreo itu bahwa kita sebagai suporter harus selalu ingat dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena akhir-akhir ini rasa nasionalisme dan kebangsaan kepada NKRI mulai memudar. Koreo tersebut dibawakan oleh semua elemen suporter yang ada di tribun selatan,” ucapnya saat dihubungi Tribun Bali, Sabtu (10/8/2019).

Ia juga berujar bahwa koreografi dengan Bendera Merah Putih sudah dilakukan sejak Agustus tahun 2017 lalu, dan tahun 2019 ini sudah ketiga kalinya dilakukan para suporter dari tribun selatan.

Koordinasi juga dilakukan sebelum melakukan koreografi tersebut agar dapat berjalan dengan baik.

“Memang setiap bulan Agustus kita bawakan koreo itu, dan itu sudah 3 kali sejak saya buat bendera tersebut, di tahun 2017, 2018 dan 2019. Sebelum melakukan koreo kita koordinasikan dahulu dengan (semua) elemen suporter di tribun selatan,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved