Sidak Hewan Kurban di Buleleng, Petugas Temukan Cacing Hati Pada Tiga Ekor Sapi

Sidak Hewan Kurban di Buleleng, Petugas Temukan Cacing Hati Pada Tiga Ekor Sapi

Sidak Hewan Kurban di Buleleng, Petugas Temukan Cacing Hati Pada Tiga Ekor Sapi
Istimewa
Sidak Hewan Kurban di Buleleng, Petugas Temukan Cacing Hati Pada Tiga Ekor Sapi 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Petugas Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Buleleng menggelar sidak hewan kurban, di sejumlah tempat kawasan Kecamatan Buleleng, pada Minggu (11/8). Hasilnya, petugas menemukan adanya cacing hati pada tiga ekor sapi, di tiga tempat pemotongan. 

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Made Suparma menyebutkan, cacing hati itu ditemukan di tempat pemotongan Masjid Baithur Makmur Jalan Pulau Samosir, di Masjid Al Iman Kelurahan Kampung Baru, dan di Mashid Mujahidin Jalan Jalak Putih. Terkait temuan tersebut, pihaknya sudah meminta kepada petugas potong agar tidak membagikan hati sapi yang sudah tercemar, kepada masyarakat. Sebab bila cacing hati dikonsumsi oleh manusia, dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satunya sebut Suparma, penyakit Hepatitis.

"Kami melakukan pemeriksaan pemotongan hewan kurban terhadap 204 ekor sapi dan 270 ekor kambing. Hasilnya, kami menemukan cacing hati pada tiga ekor sapi. Cacing hati sangat berbahaya bila dikonsumsi manusia. Hati kita juga bisa diserang. Atas temuan ini, khusus dibagian hatinya saja yang tidak boleh diedarkan," katanya.

Pada Sabtu kemarin, imbuh Suparma, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan-hewan kurban. Pemeriksaannya dilakukan hanya dibagian penampilan hewan. "Kami cek penampilan luarnya apakah ada kudisnya, atau cacat. Karena hewan kurban itu kan harus sempurna, tidak boleh cacat. Setelah dipotong baru lah kami mengecek bagian daging dan jeroan-jeroannya," jelasnya.

Selain melakuka  sidak, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan plastik daur ulang sebagai pembungkus daging kurban. "Kami anjurkan pengemasannya pakai plastik gula, yang transparan itu," tutupnya. (rtu)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved