Tim Voli Putri Denpasar Latihan Teknik Menyerang & Bertahan, Persiapan Menghadapi Porprov Bali 2019

Menjelang Porprov Bali 2019 di Tabanan, Tim Voli Putri Denpasar memantapkan persiapannya melalui latihan yang dilakukan selama empat kali seminggu

Tim Voli Putri Denpasar Latihan Teknik Menyerang & Bertahan, Persiapan Menghadapi Porprov Bali 2019
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Tim Voli Putri Denpasar saat melakukan latihan di GOR Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Minggu (11/8/2019). Tim Voli Putri Denpasar Latihan Teknik Menyerang & Bertahan, Persiapan Menghadapi Porprov Bali 2019 

Tim Voli Putri Denpasar Latihan Teknik Menyerang & Bertahan, Persiapan Menghadapi Porprov Bali 2019

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Voli Putri Denpasar Latihan Teknik Menyerang & Bertahan, Persiapan Menghadapi Porprov Bali 2019

 Menjelang Porprov Bali 2019 di Tabanan, Tim Voli Putri Denpasar memantapkan persiapannya melalui latihan yang dilakukan selama empat kali seminggu.

Pelatih Tim Voli Putri Denpasar, A AMade Oka Widya (56) mengatakan tim asuhannya saat ini telah memasuki latihan teknik menyerang maupun bertahan.

“Tim Voli Putri Denpasar tetap berjuang dengan maksimal untuk menghasilkan hasil yang terbaik. Latihan sudah intens, kita latihan empat kali seminggu. Sekarang kita sudah mulai ke teknik menyerang, defend bertahan dan menyerang,” ucapnya pada Tribun Bali di GOR Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Minggu (11/8/2019).

Selain melakukan latihan, tim asuhannya juga melakukan latih tanding dengan tim voli lokal yang ada di Bali ataupun tim voli dari luar Bali, seperti Banyuwangi maupun Yogyakarta yang melakukan try out di Bali beberapa waktu lalu.

Menurutnya, selama menjalani latihan beberapa kendala sempat dialami tim voli putri Denpasar, seperti lapangan tempat berlatih yang belum memenuhi standar lapangan voli.

Untuk itu ia berharap pemerintah kota Denpasar dapat menyediakan lapangan voli indoor yang sesuai dengan standar.

“Kendala, dari segi venues tempat latihan ini, sedikit tidaknya kita mendapatkan tempat latihan indoor yang sebenarnya lah, sehingga dapat menghindari cedera atlet, untuk melatih pergerakan atlet dan lain sebagainya. Kalau lapangan keras seperti ini kan persentase cedera atlet tinggi, sehingga defend kita saat mau jatuh itu susah, kalau lapangannya keras otomatis dia (atlet) genjot ini akan keras, jadi besar kemungkinanan atlet itu bisa cedera. Kalau bisa secepatnya Denpasar bisa membuat GOR/Lapangan yang standar lah untuk tim voli,“ paparnya.

Saat ditanya apakah sudah mencari informasi tentang kekuatan lawan, Oka mengaku saat ini hanya fokus menyiapkan tim untuk bertanding, dan akan langsung beradaptasi dengan kekuatan lawan saat pertandingan nanti.

“Sementara informasi, walaupun ada beberapa kabupaten mencari pemain dari luar, ya kita antisipasi saja. Pertama, kita siapkan tim dengan maksimal dulu, masalah kekuatan lawan nanti kita akan beradaptasi di lapangan,” terangnya.

Pada Porprov Bali 2019 nanti tim voli Putri Denpasar rencananya akan menurunkan 12 atlet voli putri terbaiknya, dan menargetkan mendapatkan hasil yang terbaik pada pesta olahraga dua tahunan Bali tersebut.

(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved