Langkah Lanjut Hilton untuk Pelestarian Lingkungan di Bali dengan Kemenangan Ganda

Hilton mencanangkan gerakan baru menggantikan semua botol air plastik dari semua kamar di Bali, Indonesia, dengan kemasan botol kaca

Langkah Lanjut Hilton untuk Pelestarian Lingkungan di Bali dengan Kemenangan Ganda
Hilton
Langkah Lanjut Hilton untuk Pelestarian Lingkungan di Bali dengan Kemenangan Ganda 

Langkah Lanjut Hilton untuk Pelestarian Lingkungan di Bali dengan Kemenangan Ganda

Penghapusan botol plastik di seluruh kamar tamu di hotel Bali untuk mengurangi penggunaan hingga 500,000 botol plastik setiap tahunnya, dan selesainya fasilitas Mountain Mamas untuk membantu lebih banyak wanita Bali memproduksi tas linen sebagai pengganti tas plastik sekali pakai.

TRIBUN-BALI.COM - Menyusul pengumuman dihentikannya semua sedotan plastik di seluruh hotel di Asia Tenggara sejak Juli tahun lalu, Hilton, salah satu perusahaan perhotelan dengan pertumbuh tercepat di dunia, mencanangkan gerakan baru hari ini untuk menggantikan semua botol air plastik dari semua kamar di Bali, Indonesia, dengan kemasan botol kaca.

Inisiatif ini telah dikembangkan sejak tahun 2018, ketika Hilton memulai kemitraan dengan perusahaan
air minum lokal, Spring Water, untuk meningkatkan fasilitas pengemasan botol yang menyediakan air
minum bersih ke berbagai hotel ternama di Bali.

Melalui gerakan ini, pulau ini akan mengalami pengurangan hingga 500,000 botol plastik per tahun dari tiga hotel Hilton di Bali.

Selain itu, Hilton juga telah menyelesaikan pengembangan fasilitas untuk perusahaan sosial Mountain Mamas, bersamaan dengan Travel with Purpose Action Grant yang diberikan kepada tiga hotel yang dikelola di Bali tahun lalu: Hilton Bali Resort, Conrad Bali Resort, dan Hilton Garden Inn Bali Ngurah Rai Airport.

Melalui Action Grant, hotel-hotel tersebut menerima dana sebesar US$5,000 untuk membantu Mountain Mamas memperluas fasilitas mereka, dengan melakukan pembangunan ruang kerja seluas 150 meter persegi lengkap dengan peralatan jahit baru serta peningkatan pekerjaan pipa dan listrik.

Dengan adanya peningkatan sarana di tempat ini, lebih banyak wanita lokal dari berbagai komunitas
di Bali akan berkontribusi untuk memproduksi tas linen untuk diperjualbelikan.

Hasil penjualan dari tas linen ini akan diberikan sebagian untuk pekerjaan organisasi nirlaba Bye Bye
Plastic Bags Bali.

Sisanya akan diinvestasikan kembali ke desa Wanagiri Kauh untuk mendukung pengaturan sistem pengelolaan limbah di desa, peningkatan fasilitas sekolah setempat dan paket perawatan kesehatan untuk keluarga.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved