Ahok Ungkap Kondisi Dirinya Selama 20 Bulan Ditahan di Ruang Provost Brimob

Menurut Ahok, sekitar 20 bulan berada di Mako Brimob, dirinya banyak belajar bagaimana menguasai diri.

Ahok Ungkap Kondisi Dirinya Selama 20 Bulan Ditahan di Ruang Provost Brimob
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Ahok tunjukkan kartu yang menunjukkan keanggotaannya di PDIP, Jumat (8/2/2019) 

Ahok Ungkap Kondisi Dirinya Selama 20 Bulan Ditahan di Ruang Provost Brimob

TRIBUN-BALI.COM, KUPANG - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ( BTP) alias Ahok mengatakan, retret dirinya yang paling indah saat berada di Mako Brimob.

Ahok menyampaikan hal ini saat berdialog dengan sejumlah tokoh agama di Hotel Naka, Selasa (13/8/2019).

Menurut Ahok, sekitar 20 bulan berada di Mako Brimob, dirinya banyak belajar bagaimana menguasai diri.

"Jadi saya merasa bahwa retret terindah itu,ya di Mako Brimob," kata Ahok.

Dia mengatakan, selama di Mako Brimob banyak yang dia peroleh, yakni belajar memahami, belajar memaafkan, dan menguasai diri.

"Saat di Mako Brimob, saya ditahan di ruang Provost Brimob dan saya juga sempat ditanya pak polisi. Setelah keluar apakah mau jadi gubernur lagi atau jadi apa," katanya.

Ahok menjelaskan, jika menjadi Gubernur DKI, maka hanya menguasai selama lima tahun, tetapi jika dirinya di Mako Brimob dirinya bisa menguasai dirinya sendiri.

Dia mengakui, banyak hal yabg diperoleh saat berada di Mako Brimob, selain belajar menguasai diri dan juga belajar tentang memaafkan sesama. (*)

Artikel ini ditulis Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru telah tayang di Tribunnews.com

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved