KKN-PPM Unud Desa Kemenuh Tanam Pisang Cavendish Bersama Petani, Ini Tujuannya

Mahasiswa Universitas Udayana (Unud) melakukan penanaman bibit pisang cavendish di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati,

KKN-PPM Unud Desa Kemenuh Tanam Pisang Cavendish Bersama Petani, Ini Tujuannya
Dokumentasi KKN-PPM Unud Desa Kemenuh
KKN-PPM Unud bersama perangkat desa dan petani di Desa Kemenuh saat melakukan penanaman pisang cavendish, Senin (12/8/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mahasiswa Universitas Udayana (Unud) melakukan penanaman bibit pisang cavendish di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Penanaman pisang cavendish tersebut dilakukan bersama sejumlah petani di desa setempat yang dilaksanakan pada Senin (12/8/2019).

Hal ini merupakan salah satu dari program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Unud di desa tersebut.

Koordinator Desa (Kordes) KKN-PPM Unud Desa Kemenuh Ni Made Lalita Sri Devi mengatakan, penanaman pisang cavendish ini sebagai upaya tindak lanjut dari program penyuluhan budidaya pisang cavendish yang diselenggarakan di kantor desa setempat pada 29 Juli 2019 lalu.

Saat itu, KKN-PPM Unud memberikan penyuluhan terhadap 12 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ada di Desa Kemenuh.

12 Gapoktan yang mendapatkan penyuluhan tersebut diantaranya Subak Bedulu, Subak Tengkulak, Subak Enggong, Subak Alas, Subak Teba dan Subak Gunung Sari.

Selain itu, juga ada Subak Penghyangan, Subak Uma Jero, Subak Wasan Desa, Subak Wasan Kemenuh, Subak Babakan Kepuh serta Subak Tegenungan.

Lalita berharap, dengan adanya penanaman pisang cavendish ini nantinya mampu meningkatkan produktivitas dalam bidang pertanian untuk menunjang pariwisata di Desa Kemenuh.

"Pisang cavendish memiliki buah yang besar dan bernilai ekonomis tinggi, maka dari itu diharapkan nantinya pisang ini bisa menunjang pariwisata di Desa Kemenuh," harapnya.

Penanaman bibit pisang cavendish sebanyak 10 buah ini diikuti oleh perangkat Desa Kemenuh, Kepala Dusun, Bendesa Adat, dan Pekaseh-pekaseh subak di Desa Kemenuh.

Pekaseh Gede Subak I Wayan Lasprikorn sangat mengapresiasi dari adanya penanaman bibit pisang cavendish ini, mengingat Desa Kemenuh mayoritas petaninya hanya menanam padi.

"Pisang cavendish ini termasuk pisang jenis baru yang diperkenalkan oleh adik-adik mahasiswa di Desa Kemenuh," kata dia.

Sejalan dengan yang dikatakan Lalita, Lasprikorn berharap dari adanya penanaman bibit pisang cavendish ini diharapkan petani di Desa Kemenuh bisa untuk ikut menanam pisang cavendish.

Hal itu sebagai upaya dalam mendukung pengembangan serta menunjang pariwisata di Desa Kemenuh. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved