Tanaman Bajakah Si Pembunuh Kanker, Ketua YKI: Tak Perlu Terlalu Berharap, Tak Ada Obat yang Ajaib

Masyarakat tidak perlu terlalu berharap tinggi dengan hasil uji coba awal begitu. Ingat, tidak ada obat yang ajaib,

Tanaman Bajakah Si Pembunuh Kanker, Ketua YKI: Tak Perlu Terlalu Berharap, Tak Ada Obat yang Ajaib
kolase kompas tv
Aiman Witjaksono tampak terkejut kala mendengar cerita soal khasiat tanaman Bajakah. Hal itu berawal dari rasa penasaran Aiman Witjaksono soal obat kanker dari tanaman Bajakah yang berhasil membuat dua orang siswi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah berhasil menjadi juara dunia penyembuhan penyakit Kanker Payudara. Keduanya yakni Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya Maharani yang merupakan siswi SMA 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah. 

Tanaman Bajakah Si Pembunuh Kanker, Ketua YKI: Tak Perlu Terlalu Berharap Tinggi, Tak Ada Obat yang Ajaib

TRIBUN-BALI.COM - Aiman Witjaksono tampak terkejut kala mendengar cerita soal khasiat tanaman Bajakah.

Hal itu berawal dari rasa penasaran Aiman Witjaksono soal obat kanker dari tanaman Bajakah yang berhasil membuat dua orang siswi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah berhasil menjadi juara dunia penyembuhan penyakit Kanker Payudara.

Keduanya yakni Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya Maharani yang merupakan siswi SMA 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Mengutip Kompas.com, Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya Maharani meraih medali emas di World Invention Creativity Olympic (WICO), Seoul, Korea Selatan di bidang saint setelah menemukan obat penyebuh kanker dari akar tumbuhan Bajakah tumbuhan khas Kalimantan Tengah) yang dibubukan.

Ketika bubuk Bajakah diuji cobakan ke tikus, Anggina dan Aysa menemukan bahwa sel tumor bisa menghilang dalam waktu dua minggu.

Rupanya, ramuan tanaman Bajakah ini sudah cukup dikenal bagi masyarakat suku dayak Kalimantan Tengah sebagai obat tradisional penyembuh kanker.

Salah seorang keluarga penderita kanker payudara mengakui kemanjuran tanaman bajakah ini sebagai obat kanker.

Daldin warga suku Dayak asli di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah mengatakan jika ibunya berhasil disembuhkan dengan setelah minum tanaman Bajakah tersebut.

"Kalau saya biasa menyebutnya Bajakah tunggal," kata Daldin dikutip dari tayangan live streaming Yuotube KompasTV berjudul : Siswa Juara Dunia Penyembuh Kanker - AIMAN, Senin (12/8/2019) malam.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved