Tarian Bumbung Gebyog Potensi Desa Adat Pinge, Begini Rancangan Promosi ITDC

Desa Adat Pinge berpenduduk 818 jiwa dari 163 KK dan terdiri dari 5 Banjar Dinas yaitu Banjar Dinas Baru, Banjar Dinas Raden, Banjar Dinas Susut

Tarian Bumbung Gebyog Potensi Desa Adat Pinge, Begini Rancangan Promosi ITDC
TRIBUN BALI/ZAENAL NUR ARIFIN
Tari-tarian tradisional khas Desa Adat Pinge yakni Tarian Bumbung Gebyog. Tarian ini pada awalnya merupakan tarian sakral dan hanya boleh ditarikan oleh gadis yang belum datang bulan. 

"Sehingga kita pilih Desa Wisata Pinge ini kita pilih sebagai satu binaan saat ini sampai kedepannya begitu kita anggap sudah bisa mandiri sebagai desa wisata,” imbuhnya.

Desa Adat Pinge berpenduduk 818 jiwa dari 163 KK dan terdiri dari 5 Banjar Dinas yaitu Banjar Dinas Baru, Banjar Dinas Raden, Banjar Dinas Susut dan Banjar Dinas Pinge.

Pinge telah ditetapkan menjadi desa wisata sejak tahun 2014, setelah sebelumnya tidak terpikirkan oleh warganya untuk menjadi sebuah desa wisata.

“Desa Adat Pinge awalnya (sebelum tahun 2014) banyak datang tamu-tamu atau turis yang singgah ke rumah-rumah peduduk mereka melihat bangunan-bangunan yang tradisional. Mereka masuk saja dan mampir dan kita tidak pernah perhatikan. Dan saat itu ada warga yang mengusulkan untuk mendatangkan tim guna melihat potensi wisata disini,” ujar Bendesa Adat Pinge, I Made Jadrayasa.

Tim tersebut datang dari Universitas Udayana lalu melakukan kajian dan dari hasil kajian tersebut diajukan Desa Adat Pinge dijadikan Desa Wisata ke Bupati Tabanan. Hingga akhirnya 2014 ditetapkan menjadi Desa Wisata Pinge.

Begitu menjadi desa wisata, warga mulai menyediakan akomodasi berupa rumah inap.

Dan saat ini, ada sekitar 132 kamar milik warga yang siap menjadi tempat menginap bagi wisatawan.

Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 600 ribu untuk tamu pribadi dan Rp 150 ribu untuk tamu grup.

“Dulunya kamar masih sedikit, tapi sekarang sudah lumayan banyak. Di samping itu, kita menawarkan budaya. Dimana budaya kita yang ada disini kita perkenalkan kepada wisatawan sebagaimana mestinya,” imbuh Made Jadrayasa.

Di antaranya seperti memperkenalkan tari-tarian tradisional khas Desa Adat Pinge yakni Tarian Bumbung Gebyog.

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved