1 Hektare Lebih Tanaman Pepaya Calina di Desa Abang Karangasem Rusak Diserang Gayas

Petani pepaya di Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali, mengeluh lantaran tanamannya rusak dimakan gayas

1 Hektare Lebih Tanaman Pepaya Calina di Desa Abang Karangasem Rusak Diserang Gayas
Tribun Bali/Saiful Rohim
Warga asal Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali, memegang buah pepaya calina yang terserang hama gayas, Rabu (14/8/2019). Buah pepaya calina yang diserang hama gayas ini sudah tidak bisa dipanen lagi. etani pepaya di Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali, mengeluh lantaran tanamannya rusak dimakan gayas 

1 Hektare Lebih Tanaman Pepaya Calina di Desa Abang Karangasem Rusak Diserang Gayas

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Petani pepaya di Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali, mengeluh lantaran tanamannya rusak dimakan gayas.

Pohon pepaya tak tumbuh seperti biasa dikarenakaan akar pohon rusak.

Daun dan buahnya juga tumbuh tak normal. Petani pun enggan memanen buah pepayanya.

Warga Desa Abang, Ketut Madiasta menjelaskan, pohon pepaya warga mulai diserang hama gayas sejak sebulan terakhir.

Kondisi ini biasa terjadi tiap tahun dan merusak semua tanaman.

Penyebabnya hingga kini belum diketahui. Intinya gayas merusak akar pohon hingga berimbas ke buah.

"Untungnya petani pepaya sempat memanen buah (pepaya) beberapa kali sebelum diserang gayas. Jadi kerugiannya tak begitu banyak. Petani sekitar sebagian besar menanam pepaya kalina," ungkap I Ketut Madiasta, Rabu (14/8/2019) siang.

Dewa Gede Rai, petani pepaya calina asal Banjar Dinas Waliang, Desa Abang mengutarakan hal sama.

Hampir 1 hektare tanaman pepaya miliknya rusak dimakan gayas. Selain itu memang dikarenakan musim kemarau.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved