Sponsored Content

Dr Frans Bambang Siswanto, Dedikasikan Hidupnya Untuk Pendidikan dan Bantu Masyarakat Bali

Rasa kehilangan dengan berpulangnya Pak Frans kehadapan Yang Maha Kuasa, tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga sahabat, kerabat hingga

Dr Frans Bambang Siswanto, Dedikasikan Hidupnya Untuk Pendidikan dan Bantu Masyarakat Bali
Dok Frans Bambang Siswanto
Dr Frans Bambang Siswanto bersama Kepala Sangha Theravada Indonesia, Bhikkhu Dr. Sri Pannyavaro Mahathera. 

Laporan Wartawan Tribun Bali/ Meika Pestaria Tumanggor

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -  Dr Ir Frans Bambang Siswanto, atau yang akrab disapa Pak Frans dikenal masyarakat Bali sebagai sosok yang peduli pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Rasa kehilangan dengan berpulangnya Pak Frans kehadapan Yang Maha Kuasa, tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga sahabat, kerabat hingga masyarakat Bali.

Pak Frans menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Institut Jantung Negara, Kuala Lumpur, Kamis (8/8/2019) pukul 01.35 dini hari waktu setempat.

Meski berlatar belakang pengusaha, Pak Frans sangat peduli dan konsen untuk kemajuan pendidikan di Bali.

Pak Frans yang menamatkan pendidikan hingga jenjang S3, juga turut menjadi dosen luar biasa di Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar.

Politeknik Internasional Bali di Tabanan, yang dirancang Pak Frans untuk masa depan pendidikan di bidang pariwisata.
Politeknik Internasional Bali di Tabanan, yang dirancang Pak Frans untuk masa depan pendidikan di bidang pariwisata. (Dok Frans Bambang Siswanto)

"Beliau sudah empat tahun ini mengajar sebagai dosen luar biasa di Unmas, memegang mata kuliah enterpreneurship di S2 manajemen. Kami betul-betul bersyukur mempunyai dosen yang memadukan antara pengusaha dan akademisi ini, sehingga beliau tidak tanya berteori tetapi juga memberikan hal-hal yang yang dialami dalam berwirausaha. Mahasiswa sangat senang sekali mempunyai dosen dengan dua latar belakang yang berbeda," kata Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd.

Pak Frans juga dikenal sebagai sosok yang memikirkan perkembangan pendidikan di masa depan.

"Saya sering berdiskusi dengan beliau. Beliau menyampaikan ide-ide, tentang pentingnya pendidikan dan visi misi pendidikan depan. Dan itu harus antisipasi dari sekarang. Dengan lerkembangan dunia yang begitu cepat, beliau menyarankan untuk memberikan pendidikan yang betul-betul bermutu, berwawasan kepada global, dan tak ketinggalan memberikan mahasiswa pendidikan kewirausahaan untuk menyiapkan SDM yang handal yang siap bersaing," ujar Made Sukamerta.

Perhatikan Pak Frans terhadap dunia pendidikan tidak hanya direalisasikan dengan berbagi ilmu kepada banyak tetapi, Pak Frans juga mendirikan Politeknik Internasional Bali (PIB) di Tabanan.

Halaman
123
Penulis: Meika Pestaria Tumanggor
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved