Ini Penyebab Kolapsnya BPR Calliste di Bali, Terungkap Praktik Kredit Tak Sehat Ini

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) datang lagi ke Bali untuk melikuidasi PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Calliste Bestari.

Ini Penyebab Kolapsnya BPR Calliste di Bali, Terungkap Praktik Kredit Tak Sehat Ini
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
BPR Calliste dilikuidasi LPS setelah resmi dicabut izinnya oleh OJK. Pencabutan izin karena BPR Calliste dianggap tidak pruden dalam menjalankan bisnis. 

Sebelum pencabutan izin usaha, OJK telah menetapkan status BPR Calliste sebagai BPR Dalam Pengawasan Intensif (BDPI) karena kinerja keuangannya memburuk.

Penetapan BDPI tersebut sejak 16 Mei 2018 sampai 16 Mei 2019.

Dalam masa tersebut, pemegang saham dan pengurus telah diberikan kesempatan melakukan penyehatan melalui action plan yang dibuat direksi.

“Dalam masa BDPI tersebut, kinerja BPR Calliste kian memburuk,  tercermin dari rasio KPMM posisi 28 Februari 2019 menjadi di bawah 4 persen. Sehingga ditetapkan sebagai BPR dalam Pengawasan Khusus (BDPK), terhitung sejak 29 Maret 2019 sampai 29 Juni 2019,” ujarnya.

Selanjutnya, sampai batas waktu tersebut, pengurus dan pemegang saham pengendali tidak dapat merealisasikan upaya penyehatan rasio KPMM.

Hal ini membuat BPR Calliste jadi bank tidak dapat disehatkan dan diteruskan ke LPS untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangannya.

Dengan pencabutan izin usaha BPR Calliste tersebut, LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai Undang-undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang  Nomor 7 Tahun 2009.

Nasabah Tetap Tenang

OJK KR 8 Bali-Nusra, mengimbau nasabah agar tetap tenang karena dana masyarakat di perbankan termasuk BPR dijamin LPS sesuai ketentuan berlaku.

Sekretaris LPS Muhamad Yusron membenarkan hal tersebut. Dari kasus BPR yang dilikuidasi selama ini, ia mengakui adanya praktik pemberian kredit topengan.

Halaman
1234
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved