Tempel Narkotik Diupah Rp 50 Ribu, Andy Pasrah Divonis 11 Tahun Penjara

Pria yang keseharian berprofesi sebagai tukang ojek online itu divonis bersalah, karena terbukti memiliki dan menguasai narkotik ekstasi dan sabu-sabu

Tempel Narkotik Diupah Rp 50 Ribu, Andy Pasrah Divonis 11 Tahun Penjara
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu. Tempel Narkotik Diupah Rp 50 Ribu, Andy Pasrah Divonis 11 Tahun Penjara 

Tempel Narkotik Diupah Rp 50 Ribu, Andy Pasrah Divonis 11 Tahun Penjara

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Andy Hakim (37) tidak bisa menyembunyikan kesedihannya di muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (13/8/2019).

Matanya berkaca-kaca ketika majelis hakim menjatuhkan vonis 11 tahun penjara.

Pria yang keseharian berprofesi sebagai tukang ojek online itu divonis bersalah, karena terbukti memiliki dan menguasai narkotik golongan I jenis ekstasi dan sabu-sabu.

Kala ditangkap oleh petugas kepolisian dari Polres Badung, barang bukti yang ditemukan dari tangan Andy yakni 127 butir ekstasi.

Juga belasan paket sabu-sabu dengan berat keseluruhan kisaran 270 gram.

Dari keterangan sementara, Andy mengaku hanya bertugas menempel atas perintah seseorang.

Sekali tempel, Andy mendapat upah Rp 50 ribu dari orang tersebut.

Terhadap putusan majelis hakim pimpinan Dewa Budi Watsara, terdakwa didampingi tim penasihat hukum dari Pos Bantuan Hukum Peradi (PBH) Peradi Denpasar pasrah menerima. Di pihak lain, Jaksa Penuntut menyatakan hal senada.

Putusan majelis hakim lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa. Sebelumnya, Andy dituntut 14 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved