Undiksha Singaraja Gelar Program Kemitraan Masyarakat bagi Perajin Endek di Buleleng

Undiksha Singaraja menyelenggarakan pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bagi perajin kain endek di Buleleng

Undiksha Singaraja Gelar Program Kemitraan Masyarakat bagi Perajin Endek di Buleleng
Undiksha Singaraja
Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menyelenggarakan pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bagi perajin kain endek di Kabupaten Buleleng. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menyelenggarakan pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bagi perajin kain endek di Kabupaten Buleleng, Rabu (19/6/2019).

Pengabdian PKM tersebut berupa pemanfaatan website sebagai media penjualan di era revolusi industri 4.0 di Desa Kalianget  yang nantinya dapat membantu para perajin kain endek dalam mempromosikan kerajinan yang mereka hasilkan.

Kegiatan pengabdian ini dibuka oleh Prof Dr Nyoman Wijana, M.Si selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undiksha.

Dalam sambutannya Wijana memberikan beberapa pengalaman yang erat hubungannya dengan revolusi industri 4.0 ini.

Di era teknologi ini, dia berharap para perajin bisa mengubah pola pikirnya menjadi lebih maju sehingga mampu bersaing di era digital.

Pengabdian ini diikuti oleh 2 kelompok perajin yang berbeda, yakni kelompok perajin kain tenun ikat dan kelompok perajin kain endek mastuli.

Kegiatan dihadiri oleh 20 orang ini mendapat sambutan yang positif. Hal itu terbukti dengan antusiasme peserta melalui tanya jawab serta megikuti kegiatan sampai selesai.

Para perajin juga sangat berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menaikan jumlah penjualan  produk kain endek yang mereka produksi.

Ketua pelaksana Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, S.S.T.Ak.,M.Si  berharap agar para perajin bisa lebih mengikuti perkembangan teknologi yang berkembang saat ini.

Revolusi industri 4.0 yang sudah semakin canggih dengan adanya beberapa kemajuan ternyata menyisakan beberapa kendala yang dihadapi oleh perajin.

Mulai dari permodalan yang kurang, manajemen keuangan yang belum memenuhi standar akuntansi, bisnis plan, media promosi dan kendala-kendala lainnya.

Rangkaian kegitan terdiri dari penyampaian materi dari Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, S.S.T.Ak.,M.Si dan dilanjutkan oleh Nyoman Sugihartini, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan ini akan terus dilanjutkan dengan pendampingan di lapangan di masing-masing perajin sampai pelaksanaan P2M ini berakhir, yakni bulan Oktober 2019. (*)

Editor: Widyartha Suryawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved