WN Belanda Langsung Ditahan, Perdagangan Kerajinan dari Satwa Dilindungi

Eric yang tinggal di Bali sejak 2003 ini ditetapkan tersangka setelah memperdagangkan barang kerajinan dari satwa dilindungi

WN Belanda Langsung Ditahan, Perdagangan Kerajinan dari Satwa Dilindungi
Tribun Bali/I Putu Candra
Eric (kiri) saat menjalani pelimpahan tahap II di Kejari Denpasar, Selasa (13/8/2019). WN Belanda Langsung Ditahan, Perdagangan Kerajinan dari Satwa Dilindungi 

WN Belanda Langsung Ditahan, Perdagangan Kerajinan dari Satwa Dilindungi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Eric Roer (56) menjalani pelimpahan tahap II di Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Selasa (13/8/2019).

Warga Negara Belanda ini beserta barang bukti dilimpahkan dari Kejaksaan Agung ke Kejari Denpasar.

Eric yang tinggal di Bali sejak 2003 ini ditetapkan tersangka setelah memperdagangkan barang kerajinan dari satwa dilindungi seperti tengkorak buaya, monyet, penyu hingga ular.

Usai menjalani pelimpahan, Eric langsung ditahan di rumah tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan.

Eric kelahiran Rotterdam ini tak menyangka dijebloskan ke sel tahanan saat pelimpahan.

Pasalnya, selama menjalani proses penyidikan di Jakarta dirinya tidak ditahan.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) sekaligus Humas Kejari Denpasar, Agung Ary Kesuma mengatakan, penyerahan tahap II yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti.

"Tersangka atas nama Eric Roer. Setelah pelimpahan kami melakukan penahanan terhadap tersangka di Rutan Denpasar, Lapas Kerobokan selama 20 hari kedepan," jelasnya.

Jaksa yang telah ditunjuk untuk menangani perkara ini adalah I Made Lovi Pusnawan.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved