6 Fakta Kasus Dugaan Pencabulan Oknum Polisi Terhadap Murid Silat Selama 4 Tahun, Korban Diteror Ini

Kasus pelecehan seksual terhadap RT (19) yang dilakukan oleh guru silatnya yang belakangan diketahui sebagai oknum polisi berinisial IAD

6 Fakta Kasus Dugaan Pencabulan Oknum Polisi Terhadap Murid Silat Selama 4 Tahun, Korban Diteror Ini
tribunnews.com
ilustrasi pelecehan 

TRIBUN-BALI.COM - Kasus pelecehan seksual terhadap RT (19) yang dilakukan oleh guru silatnya yang belakangan diketahui sebagai oknum polisi berinisial IAD kini terus bergulir. 

Selain masih terus diproses secara hukum oleh pihak Propam dan Reskrim Polres Tapin , kasus ini menjadi sorotan hangat publik. 

Dilansir via Kompas, seorang oknum polisi berinisial IAD diduga mencabuli RT (19) yang tak lain adalah murid silatnya.

Aksi bejat oknum polisi berpangkat Brikpa bertugas di Polres Tapin, Kalimantan Tengah ini diduga sudah melakukan perbuatan tersebut selama empat tahun terakhir.

Korban yang sudah tak tahan dengan perbuatan pelaku, bahkan sempat kabur demi menghindari pelaku.

Hingga akhirnya korban pun memutuskan berbicara kepada orangtuanya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tapin tempat pelaku bekerja.

Berikut fakta oknum polisi diduga cabuli murid silatnya:

1. Kronologi kejadian

RT mengaku pertama kali dicabuli IAD di salah satu hotel di Banjarmasin pada tahun 2016.

Saat pertama kali dicabuli, ia masih berusia 16 tahun, kini korban sudah berusia 19 tahun.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved