Breaking News:

Walhi Bali Soroti Bencana Kabut Asap TPA Temesi & Kirim Surat ke Gubernur, Lima Warga Sesak Napas

Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Temesi, Kabupaten Gianyar, terus mendapat sorotan.

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kondisi terakhir TPA Temesi, Gianyar, Rabu (14/8/2019). Kebakaran sampah terjadi sejak beberapa bulan lalu, yang mengakibatkan bencana bagi masyarakat Desa Lebih. 

"Astungkara, sekarang luas yang menimbulkan asap tinggal tiga persen," ujarnya.

Kondisi tersebut tak terlepas dari bantuan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gianyar.

Sebelumnya alat berat tersebut hanya difokuskan untuk menangani sampah baru yang dibawa truk.

Namun sejak Selasa (14/8), alat berat jenis buldoser ini digunakan untuk mengeruk timbunan sampah, yang dijadikan jalan untuk truk damkar mencari titik api.

Sebelum hal ini dilakukan, Damkar Gianyar hanya fokus menyemprot sampah yang terdapat timbulan asap, yang diketahui belum tentu api berada di bawah sampah tersebut.

"Sebelumnya kita hanya menyemprot timbulan asap, dan hal itu tidak maksimal. Saat itu kami tak punya pilihan lain. Tapi sekarang kita bisa langsung cari pusat api dengan bantuan alat berat," ujarnya.

Selain berharap pada kesigapan anggota dan alat pemadaman, Watha juga sangat berharap ada hujan lebat yang turun.

"Semoga lekas turun hujan lebat. Mari kita sama-sama berdoa. Bantuan alam sangat diharapkan untuk menangani kebakaran ini," tandasnya.

Sebelumnya, Selasa (13/8), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Gianyar yang  dipimpin Sekda Gianyar, Made Gde Wisnu Wijaya, menggelar rapat membahas kebakaran TPA Temesi ini. Pembahasan utamanya adalah anggaran penanganan.

Sekda Gianyar, Wisnu Wijaya, meminta OPD terkait untuk melakukan kajian kebencanaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved