70 Anggota Paskibra Klungkung Dihadiahi Jalan-jalan 2 Hari ke Yogyakarta Naik Bus

Rombongan akan berangkat tanggal 18 dan kembali 20 Agustus 2019. Yogyakarta dianggap menjadi tujuan yang paling rasional,

70 Anggota Paskibra Klungkung Dihadiahi Jalan-jalan 2 Hari ke Yogyakarta Naik Bus
TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Anggota paskibra Klungkung ketika melaksanakan gladi upacara peringagan hari kemerdekaan RI, di halaman kantor Pemkab Klungkung, Kamis (15/8/2019). 

90 Tim Paskibra Klungkung Dihadiahi Jalan-jalan 2 Hari ke Yogyakarta Naik Bus

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Sebulan sudah, pasukan pengibar bendera (Paskibra) Klungkung ditempa kedisiplinannya.

Selepas melaksanakan tugas mengibarkan sang saka merah putih saat upacara bendera peringatan Hari Kemerdekaan ke-74 RI di Lapangan Puputan Klungkung, Pemkab akan mengajak mereka berwisata ke Yogyakarta.

Hadiah jalan-jalan ke Kota Yogyakarta merupakan apresiasi yang diberikan Pemkab Klungkung ke pasukan paskibra yang selama sebulan lebih ditempa kedisiplinannya.

Saat menjalani latihan, mereka juga dikarantina di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarangkan.

Hingga waktu mereka dibatasi bertemu keluarga selama menjalani latihan.

"Komunikasi lewat handphone saja kami batasi. Oleh sebab itu, kami rasa mereka perlu diapresiasi dengan mengajak jalan-jalan ke luar kota setelah menjalankan tugas mereka," ujar Ketua Panitia Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Klungkung, I Made Kasta.

Wabup Klungkung tersebut juga menjelaskan, jumlah paskibra yang diboyong berwisata sejumlah 70 orang.

Ditambah dengan pelatih 20 orang. Hanya saja karena keterbatasan anggaran, 90 orang tersebut akan melakukan perjalanan mengendarai bus.

Pemkab hanya menganggarkan Rp 133 juta untuk tim paskibra yang berjumlah 90 orang.

"Kami berusaha memaksimalkan anggaran yang ada. Selain itu, Yogyakarta juga pilihan anggota paskibra," ungkap Made Kasta.

Anggaran yang terbatas, juga membuat lama berwisata mereka juga dibatasi.

Rombongan akan berangkat tanggal 18 dan kembali 20 Agustus 2019. Yogyakarta dianggap menjadi tujuan yang paling rasional, karena pilihan tempat wisatanya beragam dengan ongkos transportasi yang lebih terjangkau

"Padahal kami berkeinginan memberangkatkan mereka (Paskibra) ke Istana Negara. Tapi, untuk saat ini hal itu belum dapat terwujud. Semoga tahun depan, kami bisa memberikan pengalaman berharga kepada anggota paskibra, dengan mengajak mereka menyambangi istana negara," harap Made Kasta. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved