Ida Rsi Lokanatha Rilis Album 'Gita Dewa Puja Mahanandini' Ajak Generasi Milenial Berdharma Wacana

Album Gita Dewa Puja Mahanandini diharapkan bisa menjadi salah satu metode hipnoterapi dan relaksasi.

Ida Rsi Lokanatha Rilis Album 'Gita Dewa Puja Mahanandini' Ajak Generasi Milenial Berdharma Wacana
Tribun Bali / Noviana Windri
Konferensi pers peluncuran album religi kedua berjudul "Gita Dewa Puja Mahanandini" oleh Ida Rsi Lokanatha di Gria Agung Giri Kusuma Jalan Badak Sari No. 10, Renon, Denpasar, Jumat (16/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ida Rsi Lokanatha dan Ida Rsi Gayatri rilis album religi kedua berjudul "Gita Dewa Puja Mahanandini", Jumat (16/8/2019).

Mengangkat tema spiritual seni budaya Bali, lagu-lagu di album "Gita Dewa Puja Mahanandini" digarap dengan nuansa musik orkestra etnik Bali.

"Album ini adalah salah satu bentuk kepedulian titiang terhadap umat hindu yang ada di Bali. Bahkan juga yang ada di dunia. Tidak menciptakan paham baru. Tetapi mengkombinasikan apa yang ada di Bali diangkat dan dibalut dengan nada," jelas Ida Rsi Gayatri dalam konferensi pers di Gria Agung Giri Kusuma, Jalan Badak Sari No.10 Denpasar.

Lebih lanjut, album religi Gita Dewa Puja Mahanandini dibuat untuk mengajak umat Hindu berdharma wacana lewat lagu, khususnya menyasar para generasi millenial.

Terdapat 12 lagu yang terangkum pada album kedua ini.

Diantaranya yakni lagu Siwa Nandini, disusul Ibu Pertiwi, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Jaya Durga Maheswari, Catur Dewa Mahasakti, Jaya Dewi Saraswati, Siwa Mahadewa, Om Hari Om Krishna, Siwa Loka, Jaya Shri Bhairawi, Siwalatri, dan Maha Shanti.

"Bukan untuk sebuah pengakuan, bukan untuk sebuah popularitas. Tetapi untuk berbagi kepada umat agar dapat menikmati, merasakan dan malatih diri agar dapat mencapai manusia seutuhnya," tambahnya.

Album Gita Dewa Puja Mahanandini diharapkan bisa menjadi salah satu metode hipnoterapi dan relaksasi.

"Dimana pada zaman sekarang tingkat stress dan emosi jiwa masyarakat makin meningkat. Beban hidup, masalah keluarga, fenomena kerauhan yang tidak jelas, kedewan-dewan, frustrasi, bunuh diri, pembunuhan, dan banyak lagi lainnya. Hal ini harus mendapatkan perhatian khusus untuk ditangani" paparnya.

Setelah resmi diluncurkan, Ida Rsi Lokananta berencana menggelar pertunjukan atau pagelaran Agung Gita Dewa Puja.

Misalnya saat hari suci Siwaratri direncanakan ada pagelaran Agung Mahasiwatri Puja bekerjasama dengan PHDI Bali.

"Agar berimbang, konser musik tak hanya konser dangdut, rock, atau konser musik lainnya. Kenapa tidak kita coba tampilkan sesuatu yang berbeda tapi berkelas," tutupnya.

Program seperti ini selain diisi dengan dharma wacana oleh sejumlah sulinggih, masyarakat yang hadir cliajak bersama sama memuja keagungan Siwa dengan Gita Dewa Puja Siwalatri. (*) 

Penulis: Noviana Windri
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved