HUT Kemerdekaan RI

Dua Tahanan Australia Diberi Tumpeng Merah Putih di Peringatan HUT Ke-74 RI Polresta Denpasar

Di sela-sela momentum HUT Ke-74 Republik Indonesia, mereka bersama puluhan tahanan lainnya didatangi orang nomor dua dari Polresta Denpasar

Dua Tahanan Australia Diberi Tumpeng Merah Putih di Peringatan HUT Ke-74 RI Polresta Denpasar
Tribun Bali / Firizqi Irwan
Tahanan Polresta Denpasar turut merayakan HUT Ke-74 Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Momentum Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia menjadi hal tak biasa yang bagi dua tersangka kasus narkotika asal Australia, Sabtu (17/8/2019).

Dua pria yang berasal dari Melbourne, Australia yang jadi penghuni Rutan Polresta Denpasar yakni William Roy Astillero Cabantog (36) dan David Dirk Johanes van Lersel (38) yang tertangkap setelah kedapatan memiliki narkotika jenis kokain seberat 1,2 gram.

Di sela-sela momentum HUT Ke-74 Republik Indonesia, mereka bersama puluhan tahanan lainnya didatangi orang nomor dua dari Polresta Denpasar yakni Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Benny Pramono bersama jajaran Polresta Denpasar mengajak para tahanan untuk ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan Ke-74 Republik Indonesia .

Kedua WNA Australia tersebut tampak tenang serta berbaur dengan tahanan lainnya.

Meskipun tidak terlalu lancar berbahasa Indonesia untuk bertegur sapa dengan tahanan lainnya, namun mereka yang saat itu duduk terpisah tampak turut memeriahkan suasana di acara tersebut.

Bahkan saat pemotongan nasi tumpeng merah putih yang dilakukan oleh Wakapolresta Denpasar, David Dirk Johanes van Lersel diminta untuk maju kedepan dengan kedua tahanan lainnya.

David pun menerima potongan nasi tumpeng yang diberikan oleh AKBP Benny Pramono.

Menurut Benny, acara ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme kepada para tahanan yang mendekam di Rutan Polresta Denpasar.

"Maksud acara ini kita harus menumbuhkan jiwa nasionalisme dihati saudara-saudara kita yang berada di Rutan. Ketika nanti keluar atau sudah selesai menjalani masa hukuman, rasa cinta kepada tanah air itu tetap ada. Sehingga dalam keseharian, bisa membawa perilaku yang positif itu tujuannya," ujar AKBP Benny.

Sementara itu, suasana yang hangat dengan bendera kecil yang dibawa masing-masing tahanan tampak menghiasi suasana kebersamaan ini..

Menggunakan pakaian oranye khas tahanan, para tahanan tak tampak gelisah ataupun merasa sedih.

Bahkan mereka tampak menikmati suasana hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini dibalik jeruji sel Polresta Denpasar.

Sebelumnya, acara yang dibuka dengan sambutan Wakapolresta Denpasar dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, Indonesia Raya dan 17 Agustus 1945.

Juga ditambah meriah dengan pembacaan tiga puisi dari para tahanan hingga dilanjutkan dengan makan bersama dengan Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono dengan cara sederhana, yakni duduk di lantai bersama-sama. (*) 

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved