11.400 Motor Listrik Siap Jajal Pasar Bali, Pabrik Perakitan di Jembrana Masih dalam Kajian

PT Wijaya Karya (WIKA) sebagai perusahaan motor listrik Gesits Indonesia berencana mendatangkan 11.400 unit motor di Bali.

11.400 Motor Listrik Siap Jajal Pasar Bali, Pabrik Perakitan di Jembrana Masih dalam Kajian
Tribun Bali/M Ulul Azmy
Tenaga listrik - Direktur Operasional PT Wika Industri Manufaktur, Ahmad Arif menunjukkan motor listrik yang bakal dilepas di Bali, Sabtu (17/8/2019).   

Banyak hal yang membedakan Gesits dengan motor listrik lain yang sudah beredar di pasaran, mulai dari jenis baterai, daya motor, daya kecepatan maksimum bahkan memiliki fitur futuristik reverse alias atret.

Arif melanjutkan, motor listrik Gesits secara ekonomis memiliki biaya operasional yang lebih murah dari motor biasa karena tidak perlu mengeluarkan biaya service bulanan. dan nyaman dikendarai karena minim getaran dan responsif. 

Habis Rp 35 Per Kilometer

Direktur Operasional PT WIKA Industri Manufaktur, Ahmad Arif mengatakan, konsumsi biaya operasional sebesar Rp 35 per km.

Hal ini sangat jauh di bawah motor bensin yang mengkonsumsi biaya sebesar Rp 197 per km di kelas yang sama. 

Selisih biaya operasional ini dapat digunakan untuk penggantian baterai berikutnya pada tahun kedua, walaupun life cycle baterai ini dapat bertahan selama lebih dari tiga tahun (dengan catatan digunakan setiap hari sejauh 50Km).

Baterai motor GESITS juga dapat digunakan untuk sumber energi listrik cadangan. Jika lampu yang digunakan sebesar 20 w, maka baterai motor GESITS dapat digunakan selama 72 Jam. 

''Satu unit motor listrik ini kita bandrol dengan harga Rp 25 Juta, kami turun kan dari harga semula yang mencapai Rp 35 jutaan,'' ungkapnya. (azm)

Penulis: eurazmy
Editor: Ady Sucipto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved