Ratusan Atlet Kempo Ikuti Gasnaswilteng 2019 di Bali

Sekitar 150 atlet kempo dari 12 provinsi di Indonesia mengikuti kegiatan Gashuku Nasional Wilayah Tengah (Gasnaswilteng) Tahun 2019

Ratusan Atlet Kempo Ikuti Gasnaswilteng 2019 di Bali
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Pembukaan - Para peserta dan pengurus foto bersama saat pembukaan Gashuku Nasional Wilayah Tengah (Gasnaswilteng) 2019 di Batukaru Garden Hotel, Denpasar, Sabtu (17/8/2019). Ratusan Atlet Kempo Ikuti Gasnaswilteng 2019 di Bali 

Ratusan Atlet Kempo Ikuti Gasnaswilteng 2019 di Bali

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pembukaan Gashuku Nasional Wilayah Tengah (Gasnaswilteng) Tahun 2019 berlangsung di Batukaru Garden Hotel, Denpasar, Sabtu (17/8/2019).

Sekitar 150 atlet kempo dari 12 provinsi di Indonesia mengikuti kegiatan tersebut.

Di antaranya dari Bali, NTB, NTT, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Jawa Timur.

Gasnaswilteng ini berlangsung sejak 16-18 Agustus 2019 di Batukaru Garden Hotel, Denpasar.

Ketua Pengprov Perkemi Bali, Nyoman Suwarjoni Astawa mengatakan, dipilihnya Bali sebagai tuan rumah ini memberikan dampak positif bagi para atlet kempo Bali.

“Kami memanfaatkan ini dengan semaksimal mungkin, karena kami sebagai tuan rumah maka kenshi-kenshi/atlet kami akan lebih banyak lagi mau ikut karena dari sisi lokasinya di Bali. Tentu ini akan memberikan semangat kepada kenshi-kenshi muda yang mungkin belum bisa ikut agar ke depan bisa ikut Gashuku Nasional,” ucapnya.

Ia berharap ajang ini dapat meningkatkan kualitas para atlet kempo Bali sehingga dapat berprestasi di tingkat nasional seperti PON.

Juga dapat meningkatkan rasa persaudaraan maupun solidaritas atlet kempo yang mengikuti Gasnaswilteng 2019 ini.

Selain mengadakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), Gasnaswilteng 2019 ini juga ada kegiatan penyeragaman teknik.

“Kita ingin menyamakan persepsi mengenai teknik, karena ini ada 12 provinsi yang ikut, jadi persepsi dari teknik itu kita samakan sehingga di seluruh Indonesia itu sama, jadi untuk pertandingan itu juga persepsinya akan sama semua,” ucap Ketua Majelis Guru PB Perkemi, Yudi Siswantoro.

Ia juga mengatakan, perkembangan olahraga Kempo di Bali sangat baik. Hal ini terlihat dari pengurus Pengprov Perkemi Bali yang peduli dengan para atletnya. 

“Untuk Bali saya rasa sangat baik karena didukung KONI-nya, oleh pengurus-pengurusnya itu sangat baik sekali. Mereka mau mengundang majelis guru untuk pemantapan teknik,” kata dia.

“Kemudian dalam kegiatan-kegiatan di PB mereka (Bali) selalu ada, mereka hadir, untuk perkembangan teknik mereka selalu mengikuti, karena itu dari pertandingan dan sebagainya mereka tidak ketinggalan dan bisa bersaing,” ucapnya.

(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved