BREAKING NEWS: Wantilan Timur Pura Dalem Ped Nusa Penida Terbakar

BREAKING NEWS: Wantilan Timur Pura Dalem Ped Luder Nusa Penida Terbakar

BREAKING NEWS: Wantilan Timur Pura Dalem Ped Nusa Penida Terbakar
Istimewa
BREAKING NEWS: Wantilan Timur Pura Dalem Ped Luder Nusa Penida Terbakar 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Kebakaran hebat terjadi di Wantilan Timur Pura Dalem Ped, Nusa Penida, Senin malam (19/8). Angin membuat api dengan berkobar, hingga dengan cepat menghanguskan bangunan wantilan tersebut.

" Personel pemadam kebakaran sudah turun ke TKP. Nanti kami infokan lagi, kami masih koordinasi ke bawah terkait kejadian ini," ujar Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, I Putu Suarta, Senin (19/8).

Informasi yang dihimpun, kebakaran hebat tersebut terjadi pada bangunan wantilan di sisi timur Pura Dalem Ped sekitar pukul 20.40 Wita. Kebakaran di areal Pura terbesar di Nusa Penida tersebut, membuat warga panik.

" Kami melihat api itu sudah berkobar. Angin yang berhembus di pesisir, juga membuat api kian berkobar," ungkap warga setempat, Dewa Sastra.

Ia mengungkapkan, bangunan yang terbakar merupakan wantilan yang biasa digunakan oleh krama untuk mejejaitan. Lokasinya tepat di depan Pura Taman , yang masih satu area dengan Pura Dalem Ped.

Upaya pemadaman dilakukan oleh warga setempat dan petugas Damkar Nusa Penida, termasuk TNI/Polri. Pemadaman berlangsung cukup sulit, karena bangunan yang terbakar cukup tinggi. Sementara petugas hanya mengandalkan 1 unit armada damkar, dengan pasokan air dari mobil tangki PDAM serta Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan.

" Kami membantu pemadaman dengan alat seadanya. Tapi api sudah terlanjur melalap seluruh bangunan," jelas Dewa Sastra.

Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, I Putu Suarta seusai pemadaman menjelaskan, luas bangunan wantilan yang terbakar sekitar 15 x 10 meter. Penyebab kebakaran masih dilakukan lidik oleh kepolisian.

" Saat kejadian juga minim saksi. Warga baru mengetahui, ketika api sudah berkobar," jelas Putu Suarta.

Selain bangunan, sarana upacara yang disimpan di wantilan juga ludes terbakar. Beruntung kebakaran tersebut tidak sampai merembet ke bangunan lainnya. Terkait perkiraan kerugian dari kebakaran tersebut, Putu Suarta pun belum bisa memastikannya.

" Kendala pemadaman di Nusa Penida karena terbatasnya air. Meskipun dapat suplai air dari PDAM dan DLHP, tapi pompanya beda hingga agak lelet mendrop air," jelasnya

Selain itu, di Nusa Penida yang hingga saat ini hanya ada satu unit mobil damkar membuat proses pemadaman kurang maksimal.

"Semoga kedepannya ada tambahan armada damkar. Kondisi Nusa Penida yang luas, dengan kondisi geografis yang demikian, memang membuat kami kewalahan. Sehingga proses penanganan kebakaran di Nusa Penida kerap kurang maksimal," ungkapnya. (Mit)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved