Lebah Jadi Simbol di Muktamar V PKB di Bali, Begini Kata Cak Imin

Peserta Muktamar V PKB menurutnya akan dihadiri 3.000 orang dari seluruh Tanah Air ditambah 1.000 kiai jadi kurang lebih 4.000an

Lebah Jadi Simbol di Muktamar V PKB di Bali, Begini Kata Cak Imin
(Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)
Cak Imin saat meninjau lokasi penyelenggaraan Muktamar V PKb di BICC The Westin Resort Nusa Dua Bali. 

TRIBUN BALI.COM, NUSA DUA - Muhaimin Iskandar atau lebih akrab disapa Cak Imin Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa meninjau langsung lokasi Muktamar V PKB di Bali International Convention Centre (BICC) The Westin Resort Nusa Dua Bali, Senin (19/8/2019) sore.

Cak Imin idampingi Ida Fuziah selaku Ketua SC Muktamar sekaligus Ketua DPP PKB, Ketua Panitia Muktamar V PKB Lukmanul Khakim dan sejumlah petinggi PKB lainnya langsung melihat persiapan Mangupura Hall BICC.

“Kita semua sudah terus mempersiapkan untuk kedatangan Presiden RI Joko Widodo besok malam dan peserta hari ini sudah berbondong-bondong datang ke Bali. Kita menyebutnya pasukan lebah sudah mulai datang dari Aceh sampai Papua. Mereka sudah mulai masuk hotel dan hotelnya rahasia tidak di sini tentunya,” ucap Cak Imin.

Peserta Muktamar V PKB menurutnya akan dihadiri 3.000 orang dari seluruh Tanah Air ditambah 1.000 kiai jadi kurang lebih 4.000an belum lagi penggembira.

Saat ditanya mengenai kepastian hadirnya Prabowo dan SBY pada pembukaan besok, Cak Imin mengatakan masih menunggu kepastiannya hingga malam nanti.

“Insyallah (Prabowo dan SBY) akan datang tapi kita tunggu kepastiannya malam ini. Semua ketua umum partai kita undang,” imbuhnya.

Mengenai sebutan pasukan lebah dalam Muktamar V PKB, ia menuturkan simbol lebah dengan kesadaran bahwa lebah ini seperti yang termaktub dalam Al-Quran hewan yang memberi manfaat dia juga bergerombol, solid, dan menginduk pada pimpinan serta loyal.

“Besok kita akan memilih induknya siapa dalam Muktamar ini. Dan Bali adalah tempat yang strategis serta Bali berhasil menjadi simbol kebhinekaan,” ungkapnya.

Dan pada Muktamar V mengusung tema Melayani Ibu Pertiwi dimana tema ini diambil sebagai tema karena PKB ingin meneguhkan Partai yang bekerja memberikan pelayanan dan mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan yaitu suatu bangsa yang merdeka bersatu, adil dan makmur, sejahtera lahir dan batin, bermartabat dan sederajat dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Selain itu serta mampu mewujudkan suatu pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk mencapai tujuan Nasional nya.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved