Ngebut Naik Motor Ninja di Bangli, Remaja 16 Tahun Ini Tabrak Jero Bayan Hingga Tewas

Kecelakaan diketahui terjadi di jalan raya jurusan Bangli-Susut, tepatnya di sebelah utara LPD Desa Tiga, Susut.

Ngebut Naik Motor Ninja di Bangli, Remaja 16 Tahun Ini Tabrak Jero Bayan Hingga Tewas
Tribun Bali / Muhammad Fredey Mercury
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian, Senin (19/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Seorang kakek berusia 70 tahun mengalami nasib naas, Senin (19/8/2019).

Kakek yang diketahui bernama I Wayan Mesin alias Jero Bayan itu ditabrak pengendara sepeda motor Ninja, hingga mengeluarkan darah dari hidung dan telinga serta mengalami luka patah kaki.

Kecelakaan diketahui terjadi di jalan raya jurusan Bangli-Susut, tepatnya di sebelah utara LPD Desa Tiga, Susut.

Informasi yang dihimpun, musibah naas itu terjadi pukul 07.00 Wita.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi ketika dikonfirmasi membenarkan terkait musibah tersebut.

Jelas dia, Jero Bayan kala itu sejatinya hendak menuju kebun miliknya.

Namun ketika menyeberang jalan, ia ditabrak sepeda motor Kawasaki Ninja DK 4976 PQ, yang dikendarai seorang remaja berinisial MAN.

"Sepeda motor itu datang dari arah utara menuju selatan. Sedangkan Jero Bayan berjalan kaki dari arah sebaliknya. Karena melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi, pengendara sepeda motor menabrak pejalan kaki yang saat itu menyeberang dari arah barat ke timur," jelasnya.

Jero Bayan sontak jatuh ke bahu jalan di sebelah timur.

Pria asal Banjar Tiga, Desa Tiga, Susut itu mengalami pendarahan dari hidung dan telinga, serta patah tangan kiri dan kaki kiri.

Sedangkan pengendara sepeda motor berusia 16 tahun itu jatuh di atas badan jalan, dan mengalami luka bengkak pada wajah, serta keluar darah dari hidung.

"Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Bangli, untuk segera mendapatkan pertolongan medis," ungkapnya.

Berdasarkan pemeriksaan tim medis, imbuh AKP Sulhadi, Jero Bayan dinyatakan meninggal dunia.

Sedangkan pengendara sepeda motor hingga kini masih menjalani perawatan di RSUD Bangli.

"Musibah tersebut juga menyebabkan kerugian materiil Rp 500 ribu. Kejadian ini sedang dalam penanganan Satlantas Polres Bangli," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved