Orangutan Korban Penyelundupan WN Rusia Sudah Aktif Kembali

Saat diperkenalkan pada pengunjung, aktivitas Bonbon tampak aktif. Ia bergelantungan pada ban.

Orangutan Korban Penyelundupan WN Rusia Sudah Aktif Kembali
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Orangutan Bonbon, korban selundupan WN Rusia, bergelantungan di Bali Safari & Marine Park, Gianyar, Bali, Senin (19/8/2019). 

Orangutan Korban Penyelundupan WN Rusia Sudah Aktif Kembali

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Seekor orangtuan sumatera yang diselamatkan dari upaya penyelundupan, oleh warga Rusia, akhirnya diperkenalkan ke publik, di Bali Safari & Marine Park, Desa Keramas, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Senin (19/8/2019).

Orangutan yang berumur dua tahun ini, memiliki nama panggilan Bonbon.

Saat diperkenalkan pada pengunjung, aktivitas Bonbon tampak aktif.

Ia bergelantungan pada ban, serta sesekali memainkan ranting pepohonan.

Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, sekitar empat bulan lalu, Bonbon diselamatkan oleh pihak Bandara Gusti Ngurah Rai, dari upaya penyelundupan oleh warga Rusia.

Saat itu, Bonbon ditaruh di dalam koper, dengan kondisi lemas karena terpengaruh obat bius.

Tak hanya itu, kondisi Bonbon juga mengalami luka.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), menitipkan Bonbon di Bali Safari & Marine Park.

Dokter Hewan Bali Safari & Marine Park, Ni Made Yunik Novitadewi mengatakan, Bonbon pertama diterimanya dari BKSDA, 23 Maret 2019.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved