Pemkab Klungkung Ajukan 780 Unit Bedah Rumah ke Pusat dan Badung

Pemkab Klungkung saat ini memasuki tahap verifikasi usulan bedah dan rehab rumah.

Pemkab Klungkung Ajukan 780 Unit Bedah Rumah ke Pusat dan Badung
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bedah rumah terhadap seorang warga kurang mampu di Desa Nyangglan, Banjarangkan, Klungkung belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemkab Klungkung saat ini memasuki tahap verifikasi usulan bedah dan rehab rumah.

Namun dari ribuan usulan yang masuk, puluhan rumah sudah dinyatakan tidak lolos verifikasi.

Proses verifikasi masih terus berjalan hingga nanti hanya ada beberapa rumah saja yang ditangani oleh pemkab di tahun 2020.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Klungkung, I Wayan Wirata menjelaskan, dari total 59 desa, sebanyak 55 desa sudah menyetorkan data bedah dan rehab rumah.

Dari data tersebut, usulan bedah rumah yang masuk mencapai 1.357 unit. Sementara untuk usulan rehab rumah mencapai 3.051 unit.

"Setelah data itu masuk, kami langsung lakukan verifikasi. Saat ini proses itu masih berjalan," ujar Wayan Wirata, Minggu (18/8/2019).

Dari hasil verifikasi, puluhan rumah sudah dinyatakan gugur sehingga tidak masuk dalam rencana.

Pemkab pun menargetkan proses verifikasi rampung September 2019 ini sehingga target tahun 2020 nanti seluruh usulan sudah rampung.

"Ada beberapa hal yang menyebabkan puluhan rumah tersebut gugur dalam verifikasi, misalnya ada rumah warga yang telah diusulkan akhirnya diperbaiki secara swadaya oleh pihak keluarga dan ada juga perbaikan yang dilakukan oleh pihak pemerintah desa," ujar Wirata.

Anggaran yang sangat terbatas untuk rehab dan bedah rumah, membuat Pemkab Klungkung  mengajukan usulan bantuan ke Pemkab Badung termasuk pemerintah pusat.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved