Pencarian Hari Ke-4 Tak Ada Hasil, Dadong Berusia Hampir Seabad Hilang di Tegalan

Pencarian Ni Nengah Tuprug (95) memasuki hari keempat. Namun dadong berusia hampir seabad asal Desa Sebudi, Kecamatan Selat itu tak kunjung ditemukan

Pencarian Hari Ke-4 Tak Ada Hasil, Dadong Berusia Hampir Seabad Hilang di Tegalan
Tribun Bali/Saiful Rohim
BELUM KETEMU - Petugas melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di Dusun Lebih, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Minggu (16/8/2019). Pencarian Hari Ke-4 Tak Ada Hasil, Dadong Berusia Hampir Seabad Hilang di Tegalan 

Pencarian Hari Ke-4 Tak Ada Hasil, Dadong Berusia Hampir Seabad Hilang di Tegalan

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Pencarian Ni Nengah Tuprug (95) memasuki hari keempat. Namun dadong berusia hampir seabad asal Desa Sebudi, Kecamatan Selat itu tak juga kunjung ditemukan.

Koordinator Pos SAR Karangasem, Gusti Ngurah Eka Widnyana mengungkapkan, Dadong Tuprug dinyatakan hilang, Kamis (15/8/2019). Pencarian dilakukan di tegalan tempat ditemukannya sandal dan handuk korban.

"Patokannya yakni sandal dan handuk yang ditemukan. Tadi kami lakukan peencarian satu kilometer ke arah barat, timur, selatan, serta utara. Hasilnya belum ditemukan. Pencarian rencananya dilanjutkan besok (hari ini)," kata  Ngurah Eka, Minggu (18/8/2019).

Pencarian dibantu warga serta keluarga korban dengan menelusuri sungai, lembah dengan medan terjal.

Namun karena tak ada tanda, pencarian kemarin dihentikan saat hari sudah gelap.

"Padahal pencarian dilakukan dengan teliti, tapi belum ditemukan," ujar dia.

Ni Nengah Tuprug hilang sekitar pukul 09.00 Wita.

Ia dilaporkan hilang setelah pergi ke tegalannya di Banjar Lebih, Desa Sebudi, Kecamatan Selat.

Jarak dari rumah menuju tegalannya diperkirakan dua kilometer. Keluarga dibantu warga sempat mencari tapi tak membuahkan hasil.

Mereka juga bertanya ke balian tapi belum ada titik petunjuk. Sampai kemarin, pencarian terus dilakukan hingga hari gelap.

Warga melihat korban terakhir kali di tegalannya. Saat itu Dadong Tuprug sedang melihat kondisi tanah.

Petugas sementara hanya menemukan sandal dan handuk korban.

Proses pencarian melibatkan Pos SAR Karangasem, BPBD, kepolisian, serta warga dan keluarga korban.

(*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved