Pencurian di Apartemen The Wangsa, Korban Alami Kerugian Rp 120 Juta

The Wangsa Apartement, Jalan Tukad Badung XIV kamar 23 mengalami kasus pencurian dan korban bernama Fitria Pramita

Pencurian di Apartemen The Wangsa, Korban Alami Kerugian Rp 120 Juta
Tribun Bali/Rino Gale
Suasana di The Wangsa Apertement, Jalan Tukad Badung XIV, Senin (19/8/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- The Wangsa Apartement, Jalan Tukad Badung XIV mengalami kasus pencurian dan korban bernama Fitria Pramita mengalami total kerugian sekitar Rp 120 juta.

Fitria menjelaskan, kronologi awal saat ia pulang dari kantor dan tiba di apartement kisaran pukul 17.30 WITA, tiba-tiba ia mengetahui keadaan pintu kamar sudah tak terkunci.

"Tadi pulang kantor, kaget melihat pintu yang tadinya dalam kondisi tertutup dan terkunci ternyata sudah tidak terkunci lagi," ujarnya saat dijumpai ketika Fitria melapor di Polsek Densel, Senin (19/8/2019)

Lanjutnya, setelah memasuki kamar, ia melihat kondisi kamar sudah berantakan seperti rak-rak sepatu berceceran, lemari pakaian terbuka dan kondisinya sudah berantakan.

"Berantakan semua. Saat saya sadar, terus saya cek, baju-baju sudah berantakan serta uang 90 juta, tas dan koper sudah hilang. Diatas seprei tampak jejak kakinya cowok. Kuncinya aja gak rusak dan posisi gorden yang awalnya terbuka jadi tertutup. Kunci kamar mandi hilang. Total kerugian Rp 120 juta," ujarnya

"Yang saya bingungnya, pelaku kok tahu posisi letak barang-barang saya. Memang beberapa hari yang lalu ada Go Clean yang masuk itu aja," tambahnya

Sementara itu, dari pihak kepolisian Polsek Densel masih belum memberi keterangan lebih lanjut.

Diketahui, saat Tribun Bali mengunjungi TKP dan memintai keterangan saksi, Arsya mengatakan, kisaran pukul 17.30 Wita, diketahui kejadian perampokan tersebut bermula terdengar korban teriak maling.

"Kita juga gak denger suara bobol pintu atau pun melihat orang lewat bawa koper. Kemudian setibanya korban dan hendak membuka pintu, namun pintu sudah tidak keadaan terkunci. Korban panik dan terik maling," ujarnya

Saat Tribun Bali menuju kamar korban, memang tidak terlihat satu pun pintu ataupun pegangan pintu yang rusak

Sasksi kedua Erni menambahkan, biasanya korban tinggal berdua. Diketahui barang yang hilang berupa dua tas mahal, uang dan Hp Ipad.

"Korban tinggal berdua sama temen atau saudaranya gitu, saya juga kurang tahu. Kamar korban di atas . Yang saya tahu sih, barang yang hipang itu dua tas mahal, uang 90 juta dan hp ipad," ujarnya

Penulis: Rino Gale
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved