Berikut Pesan Damai & Kerukunan Pasca-Kerusuhan Papua, Permintaan Maaf Gubernur Jatim & Wali Kota

Pesan damai pasca kerusuhan di Papua terus digelorakan oleh para Gubernur demi menjaga kerukunan antar sesama anak bangsa setanah air.

Berikut Pesan Damai & Kerukunan Pasca-Kerusuhan Papua, Permintaan Maaf Gubernur Jatim & Wali Kota
(KOMPAS.com/A FAIZAL)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 

TRIBUN-BALI.COM - Pesan damai pasca kerusuhan di Papua terus digelorakan oleh para Gubernur demi menjaga kerukunan antar sesama anak bangsa setanah air. 

Berikut lima pesan damai pasca kerusuhan di Papua - ungkapan permintaan maaf hingga gubernur temui pendemo.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Malang Sutiaji dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, justru meminta maaf atas insiden yang menimpa para mahasiswa di wilayah mereka.

Mereka pun juga membantah telah ada pemulangan mahasiswa Papua di wilayah mereka.

Risma maupun Sutiaji justru mengungkapkan, para mahasiswa pasti terlibat dalam setiap agenda kegiatan pemerintah kota.

Selain itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak warga Papua di Jawa Barat untuk menjaga kekompakan pasca- kerusuhan di Manokwari.

Berikut ini pesan damai sejumlah kepala daerah pasca-kerusuhan di Manokwari:

1. Gubernur Jawa Timur minta maaf kepada rakyat Papua

Khofifah mengaku telah menelepon langsung Gubernur Papua dan meminta maaf terkait kejadian di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, yang memicu kerusuhan di Manokwari.

"Kami telepon gubernur Papua, mohon maaf. Sama sekali itu bukan suara Jatim. Harus bedakan letupan bersifat personal dengan apa yang menjadi komiten Jatim," kata Khofifah dalam jumpa pers bersama Kapolri Jenderal TNI Tito Karanvia sebagaimana ditayangkan di Kompas TV, Senin.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved