Cau Chocolates Bali Raih Penghargaan Teladan Nasional 2019

Cau Chocolates didirikan sebagai ´korporasi petani´ melalui kelembagaan ekonomi petani [KEP] untuk mengembangkan kakao menjadi coklat siap konsumsi

Cau Chocolates Bali Raih Penghargaan Teladan Nasional 2019
Cau Chocolates Bali
Cau Chocolates Bali Raih Penghargaan Teladan Nasional 2019 

TRIBUN-BALI.COM - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengaku salut dan bangga pada Kadek Surya Prasetya Wiguna,SE dari Bali yang beralih profesi dari bankir menjadi petani dengan tujuan utama untuk mengembangkan usaha coklat Bali yang didedikasikan pada petani di kampung halamannya yaitu di Desa Cau Kabupaten Tabanan, dengan mendirikan Cau Chocolates Bali Factory & Agro Tourism pada 2014 dengan cara membeli hasil pertanian, khususnya kakao di atas harga pasar.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian RI pada kesempatan Pemberian Penghargaan Nasional Bagi Pelaku Pembangunan Pertanian Tahun 2019 sekaligus sebagai rangkaian acara HUT Republik Indonesia ke 74.

Menurutnya, Cau Chocolates didirikan sebagai ´korporasi petani´ melalui kelembagaan ekonomi petani [KEP] untuk mengembangkan kakao menjadi coklat siap konsumsi, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi kakao petani Tabanan, yang didukung jaringan pemasaran produk coklat melalui restoran Cau Chocolates Food and Gift.

Resto bergaya modern dan homey di kawasan Kartika Plaza No 1 Kuta pada 14 Februari 2018.

Cau Chocolates sendiri berdiri sejak tahun 2014 dengan fokus budidaya coklat Bali atau sering disebut dengan Single Bali Origin, dari awal berdiri Cau Chocolates sudah mempunyai komitmen untuk memberdayakan dan meningkatkan kualitas hidup Petani Coklat dimana Cau Chocolates adalah satu-satunya usaha yang berkolaborasi langsung dengan Petani Coklat di Tabanan dan Negara yang berani membeli biji coklat dari Petani dengan harga yang paling tinggi.

Hal ini juga dilanjutkan dalam proses pelatihan dan pembinaa kepada Petani Coklat supaya kualitas biji coklat yang dihasilkan tetap nomer 1 dan baik.

Cau Chocolates sendiri sudah memiliki 3 sertifikat organic yaitu sertifikat organic dari Indonesia, Eropa dan Amerika sehingga saat ini Cau Chocolates sudah juga melakukan proses ekspor Coklat ke Luar Negeri dimana saat ini sudah mengirim ke Jepang, Filipina, Malaysia, Singapura dan Ukraina.

Mendengar penuturan Kadek Surya Prasetya Wiguna yang lolos verifikasi dan validasi Tim Verbal Pusat Penyuluhan Pertanian [Pusluhtan BPPSDMP Kementan], Mentan Amran Sulaiman mengapresiasi capaian dari Cau Chocolates sebagai kelembagaan ekonomi petani [KEP] berprestasi 2019 bersama Koperasi Produsen Primadona dari Kabupaten Situbondo, Jatim; KEP Rimbo Jaya [Seluma, Bengkulu]; Koptan Agroinovasi Bhakti Bersama (Sanggau, Kalbar]; dan KSU Mata Hati [Serang, Banten].

Mentan berharap pada Kadek Surya PW dan para pelaku usaha pertanian di seluruh Indonesia, ke depan lebih berorientasi pada bisnis untuk mengembangkan produk turunan dan bukan lagi produk mentah lantaran harga jualnya lebih murah ketimbang setelah diolah menjadi komoditas pertanian siap konsumsi.

Pada kesempatan itu pula, Mentan berharap pada Kadek Surya PW dan para pelaku usaha pertanian di seluruh Indonesia, ke depan lebih berorientasi pada bisnis untuk mengembangkan produk turunan dan bukan lagi produk mentah lantaran harga jualnya lebih murah ketimbang setelah diolah menjadi komoditas pertanian siap konsumsi.

"Pemerintah khususnya Kementan selaku regulator produksi pangan nasional mengharapkan petani mendukung ekspor komoditas pertanian, bukan sekadar bertani untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan kelebihannya produksi dijual ke pasar. Jangan lagi seperti itu, apabila seluruh petani sukses maka lebih banyak generasi milenial yang tertarik ke pertanian," kata Mentan Amran Sulaiman.

Tampak hadir pada acara pemberian penghargaan kepada pelaku pembangunan pertanian tahun 2019 adalah Sekjen Kementan Momon Rusmono; Kepala BPPSDMP Kementan Prof [R] Dedi Nursyamsi; Dirjen PSP Kementan Sarwo Edhy; Dirjen Perkebunan Kasdi Subagyono; Kepala Barantan Ali Jamil; Sekretaris BPPSDMP, Siti Munifah dan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian [Pusluhtan BPPSDMP] Leli Nuryati

Cau Chocolates adalah satu-satunya kelompok ekonomi petani Coklat yang lolos seleksi dan meraih peringkat 1 Nasional pada tahun 2019, dimana ini merupakan capaian yang didapat dari dedikasi dan kerja keras dari Bapak Kadek Surya Prasetya Wiguna untuk mensejahterakan Petani Coklat di Bali yang mana itu sesuai dengan motto dari Cau Chocolates yaitu “Senyum Petani adalah senyum Cau Chocolates”.

Penghargaan tertinggi ini bukan akhir melainkan awal dari sebuah langkah besar selanjutnya dari Cau Chocolates dan Petani Coklat di Bali karena akan banyak inovasi, kegiatan dan produk yang dikembangkan kedepannya sehingga menjadikan Coklat Bali menjadi salah satu komoditas ekspor yang dicari dan terkenal di Seluruh Dunia. (*)

Editor: Widyartha Suryawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved