Kerusuhan di Manokwari Kemarin, Bandara Rendani Tetap Beroperasi Normal

Untuk calon penumpang yang terdampak kerusuhan penutupan pada akses jalan dari kota Manokwari menuju Bandar Udara Rendani, akan dipindahkan ke penerba

Kerusuhan di Manokwari Kemarin, Bandara Rendani Tetap Beroperasi Normal
(KONTRIBUTOR KOMPAS TV/ BUDY SETIAWAN)
Aksi blokade jalan oleh masyarakat Papua di Manokwari, terhadap tindakan rasisme yang terjadi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, PAPUA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, memastikan kerusuhan yang terjadi di beberapa titik wilayah Kota Manokwari kemarin tidak mengganggu aktivitas penerbangan di Bandar Udara Rendani, Manokwari, Papua Barat.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti, memastikan kondisi Bandar Udara Rendani masih dalam keadaan aman dan terkendali, serta aktivitas penerbangan tetap berjalan seperti biasa.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kepala Kantor Otoritas Wilayah IX dan kepala unit penyelenggara bandar udara Rendani Manokwari untuk terus melaporkan kondisi terbaru guna memastikan upaya preventif jika titik kerusuhan mendekati wilayah bandar udara,” jelas Polana, Selasa (20/8/2019) saat dihubungi tribun-bali.com.

Polana mengimbau kepada seluruh stakeholder penerbangan untuk tetap siap siaga dan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan pelayanan.

Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Rendani, Juli Mudjiono, menjelaskan bahwa akses masuk menuju bandar udara sudah dilakukan penjagaan yang melibatkan petugas keamanan TNI dan Polri.

Untuk calon penumpang yang terdampak kerusuhan penutupan pada akses jalan dari kota Manokwari menuju Bandar Udara Rendani, akan dipindahkan ke penerbangan berikutnya.

“Ini adalah kebijakan maskapai penerbangan untuk mengganti penerbangan calon penumpang yang terdampak kerusuhan. Sementara, kerusuhan tidak berdampak pada penumpang yang tiba di Bandar Udara Rendani,” jelas Juli.

Bandar Udara Rendani memiliki panjang landasan (Runway) sepanjang 2.000 m x 45 m, dan mesejumlah maskapai penerbangan.

Seperti Batik Air dengan rute Jakarta-Manokwari PP, Jakarta-Makassar-Manokwari PP, Surabaya-Sorong-Manokwari PP, Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Makassar-Manokwari- Jayapura-Manokwari-Sorong- Manokwari-Makassar-Jakarta, Wings Air, Susi Air, dan AMA.

“Hingga saat ini, belum ada penerbangan yang mengalami keterlambatan penerbangan. Operasional penerbangan masih berjalan aman dan terkendali,” imbuh Juli.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved